Trump Dianggap Memecah Belah dan Tak Cocok Jadi Presiden AS

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 09 November 2016 | 08:07 WIB
Trump Dianggap Memecah Belah dan Tak Cocok Jadi Presiden AS
Kandita Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump. (AFP)

Pemilih mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Amerika Serikat pada Selasa (8/11/2016). Tetapi banyak warga masih kecewa oleh calon presiden dan kesulitan memutuskan siapa yang akan menjadi pemimpin selanjutnya negeri itu.

Calon presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton dan calon Partai Republik Donald Trump memberi suara mereka bersama dengan keluarga mereka pada pagi hari pemungutan suara, Selasa (8/11/2016).

Namun, nasib mereka serta masa depan negeri itu akan ditentukan oleh pemilih Amerika di seluruh negeri tersebut. Walaupun Hillary mengungguli Trump dengan selisih beberapa persen dalam jajak pendapat nasional terakhir, persaingan masih dipandang berjalan ketat.

Di satu TPS di Borough, Brooklyn, New York, puluhan pemilih telah berbaris di luar gedung mulai pukul 07.00 waktu setempat. Banyak pekerja pemungutan suara sibuk membantu pemilih untuk menemukan pendaftaran mereka, mengisi kertas suara dan memberi suara mereka.

Peter Vanden Bos mengatakan ia memberi suara buat Hillary sebab ia berpendapat Trump memecah belah, sama sekali tidak berkualitas dan tidak cocok untuk menjadi presiden. "Saya berharap kampanye tidak terlalu penuh perdebatan dan negatif," kata Vanden Bos, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Rabu pagi (9/11/2016). "Saya senang ini berakhir."

Dengan mengenakan topi merah cerah dengan tulisan "Make America Free Again", pendukung Trump --Alex Burlak-- menjadi pemandangan langka di Borough --yang dipandang sebagai lebih liberal ketimbang bagian lain kota itu. Burlak, seorang pemilik toko farmasi, mengatakan ia percaya Hillary Clinton adalah politikus paling korup dalam sejarah AS dan "tak pernah memberitahu kebenaran secara terbuka". Burlak mengatakan ia telah bertemu dengan banyak pendukung Trump setiap hari, dan bahkan meskipun New York menjadi negara bagian yang akhirnya akan mendukung Hillary Clinton, ia tetap ingin suaranya didengar.

Di Frederick Samuel Community Center di Harlem, bagian utara New York City, pemilih bernama Desiree Kennedy tak ingin mengungkapkan siapa yang ia pilih, tapi mengatakan, "Jujur saja, saya tak peduli dengan kedua calon." "Sungguh menakutkan bahwa pada 2016 masih ada banyak orang yang memiliki pandangan sangat rasis, pandangan negatif dan pandangan yang berlandaskan gender," kata Desiree Kennedy, yang menambahkan ia "berharap itu akan berubah".

Di TPS yang sama, Pauline Grant (44) mengatakan wanita itu memberi suara untuk moral ketimbang nilai.

Ia menyatakan, selama lima generasi sejak kakek-buyutnya, keluarganya telah memberi suara buat Partai Demokrat. "Itu adalah tradisi keluarga." Ketika ditanya apakah ia berpendapat Hillary dapat menyatukan kembali negeri tersebut dan membuatnya besar kalau Hillary terpilih, ia mengatakan ia kira tidak. Ia mengatakan ia percaya media bias terhadap Trump. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perolehan Sementara, Donald Trump Menang di Kentucky dan Indiana

Perolehan Sementara, Donald Trump Menang di Kentucky dan Indiana

News | Rabu, 09 November 2016 | 08:05 WIB

Forextime: Sensitivitas Pasar Meningkat Menjelang Pilpres AS

Forextime: Sensitivitas Pasar Meningkat Menjelang Pilpres AS

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 15:00 WIB

Donald Trump Salah Ucap Nama Beyonce

Donald Trump Salah Ucap Nama Beyonce

Entertainment | Selasa, 08 November 2016 | 14:44 WIB

Pilpres Amerika H-1, Ini yang Dilakukan Trump dan Clinton

Pilpres Amerika H-1, Ini yang Dilakukan Trump dan Clinton

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:48 WIB

Monyet Mistis Ini Prediksi Pemenang Pilpres AS, Siapa?

Monyet Mistis Ini Prediksi Pemenang Pilpres AS, Siapa?

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:20 WIB

Hillary Diyakini Menang, Pasar Saham Eropa Menguat

Hillary Diyakini Menang, Pasar Saham Eropa Menguat

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 10:10 WIB

Pemerintah AS Jamin Pemilu Presiden Berlangsung Aman

Pemerintah AS Jamin Pemilu Presiden Berlangsung Aman

News | Selasa, 08 November 2016 | 09:47 WIB

Tidak Ada Hari Libur Nasional Meski AS Gelar Pemilu

Tidak Ada Hari Libur Nasional Meski AS Gelar Pemilu

News | Selasa, 08 November 2016 | 09:42 WIB

FBI Stop Investigasi Hillary Clinton, Harga Minyak Dunia Naik

FBI Stop Investigasi Hillary Clinton, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 07:03 WIB

FBI Berhenti Selidiki Hillary Clinton, Saham Wall Street Melonjak

FBI Berhenti Selidiki Hillary Clinton, Saham Wall Street Melonjak

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:57 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB