Polisi Dalami Asal Duit Demo Rusuh 4 November

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 09 November 2016 | 14:52 WIB
Polisi Dalami Asal Duit Demo Rusuh 4 November
Pendemo bentrok dengan aparat di depan Istana Negara [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pihak kepolisian mengaku tengah mendalami soal kucuran dana besar yang digunakan untuk mengerahkan ratusan ribu pendemo dalam aksi unjuk rasa besar-besaran di Istana Merdeka, Jumat (4/11/2016)

"Pak Kapolri kan hanya menelusuri itu (pendanaan demo). Masih diselidiki," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Agus Rianto saat dihubungi, Rabu (9/11/2016).

Polisi belum bisa mengungkap besaran dana yang digunakan dan dari mana dana demo bernuansa agama tersebut berasal. Sebab, dia beralasan penelusuran dana tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Saya belum bisa menyampaikan detilnya ya. Kita sampai saat ini masih proses penyelidikan dan masih banyak yang dimintai keterangan," katanya.

Saat disinggung apakah penelusuan kucuran dana aksi unjuk rasa tersebut juga akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Agus belum bisa menjelaskan dengan gamblang. Namun, dia memastikan pihaknya akan mengusut secaea tuntas mengenai dana dan siapa aktor intelektual yang menunggangi aksi demo yang berujung ricuh tersebut.

"Yang penting kita akan lakukan upaya-upaya untuk mengungkap sampai tuntas kejadian yang ada. Apapun yang dilakukan penyidik akan diupayakan untuk mengungkap kasus ini," kata dia

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mencurigai ada pihak yang memang menjadi penyandang dana dalam aksi menuntut Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar diproses hukum lantaran diduga melakukan penistaan agama.

"Kalau nanti ada benang merahnya yang memobilisasi, memerintahkan, menyuruh nanti kita lihat, termasuk ada yang membiayai, mendanai, begini semua kan perlu dana dan biaya. Nanti kita lihat. Nanti fakta hukum penyidik yang akan mengungkap itu," kata Awi di Polda Metro Jaya, Senin (7/11/2016) kemarin.

Namun, dia mengaku tak mau berspekulasi siapa yang bertanggung jawab dalam aksi demo tersebut. Sebab, menurutnya, butuh konstruksi hukum yang kuat untuk bisa membuka secara terang benderang siapa dalang di balik aksi unjuk rasa yang berujung rusuh tersebut.

"Jadi sangat dimungkinkan kembali lagi kita akan, polisi bergerak sesuai fakta fakta hukum. Maksudnya fakta hukum siapa berbuat apa harus jelas. Karena kita akan sampaikan ke pengadilan," kata dia.

"Walaupun kita mendengarkan kata kata, teriakan, hasutan, walaupun kita sama sama lihat melempar, memukul, tetapi harus kita konstruksikan, tadi siapa berbuat apa tadi, jadi tidak bisa kita main ambil ambil aja. Kita pertanggungjawabkan secara hukum, kata Awi.

Dalam aksi unjuk rasa berujung ricuh, polisi telah menetapkan lima tersangka. Kelimanya adalah Sekreraris Jenderal Himpunan Mahasiswa Islam, Ami Jaya Halim, dan empat kader HMI: Ismail Ibrahim, Ramadhan Reubun, Muhammad Rijal Berkat dan Rahmat Muni.

Mereka dikenakan Pasal 214 Ayat 214 (1) KUHP Juncyo 211 KUHP tentang kekerasan melawan petugas dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Diduga Jadi Aktor Politik Demo Rusuh 4 November

Fahri Hamzah Diduga Jadi Aktor Politik Demo Rusuh 4 November

News | Rabu, 09 November 2016 | 13:15 WIB

Sekjen HMI Dibebaskan, 4 Tersangka Lain Masih Ditahan

Sekjen HMI Dibebaskan, 4 Tersangka Lain Masih Ditahan

News | Rabu, 09 November 2016 | 13:04 WIB

Ketua Umum PB HMI Rencana Diperiksa Hari Ini di Polda Metro Jaya

Ketua Umum PB HMI Rencana Diperiksa Hari Ini di Polda Metro Jaya

News | Rabu, 09 November 2016 | 12:38 WIB

Timses Ahok Berharap Tak Ada Aksi Lanjutan 25 November

Timses Ahok Berharap Tak Ada Aksi Lanjutan 25 November

News | Rabu, 09 November 2016 | 10:55 WIB

Pengacara Minta Sekjen HMI Tak Ditahan

Pengacara Minta Sekjen HMI Tak Ditahan

News | Rabu, 09 November 2016 | 05:02 WIB

Polda Metro Identifikasi Dalang Kerusuhan 4 November

Polda Metro Identifikasi Dalang Kerusuhan 4 November

News | Rabu, 09 November 2016 | 00:15 WIB

Soal Demo 4 November, Ini Himbauan Ical Pada Pimpinan Parpol

Soal Demo 4 November, Ini Himbauan Ical Pada Pimpinan Parpol

News | Selasa, 08 November 2016 | 18:17 WIB

Ketua DPR Dorong Presiden Tidak Hanya Sambangi Dua Ormas Islam

Ketua DPR Dorong Presiden Tidak Hanya Sambangi Dua Ormas Islam

News | Selasa, 08 November 2016 | 15:26 WIB

Ade Komarudin Klaim Tak Kasih Izin Pendemo Masuk Gedung DPR

Ade Komarudin Klaim Tak Kasih Izin Pendemo Masuk Gedung DPR

News | Selasa, 08 November 2016 | 14:42 WIB

1 Provokator Demo 4 November Ditangkap di Rumah Anggota DPD

1 Provokator Demo 4 November Ditangkap di Rumah Anggota DPD

News | Selasa, 08 November 2016 | 14:33 WIB

Terkini

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

×