Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat

Dinda Rachmawati

Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:06 WIB
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
Komunitas Olahraga Kian Berkembang, Gaya Hidup Sehat Makin Jadi Pilihan (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Olahraga berbasis komunitas semakin digemari karena membantu menjaga konsistensi hidup sehat sekaligus memperluas pertemanan.
  • Perubahan gaya hidup sehat dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti mengurangi konsumsi gula dan rutin beraktivitas fisik.
  • Kompetisi antarkomunitas akan hadir sebagai wadah kolaborasi, membangun semangat kebersamaan, dan mengapresiasi komunitas yang aktif menyebarkan gaya hidup sehat.

Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjalani gaya hidup sehat terus berkembang. Jika dulu olahraga identik dengan aktivitas individu, kini semakin banyak orang memilih bergabung dengan komunitas karena dinilai mampu menjaga semangat sekaligus membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan.

Fenomena ini terlihat dari semakin ramainya komunitas lari, padel, yoga, hingga bersepeda yang bermunculan di berbagai kota. Bagi banyak orang, olahraga kini bukan sekadar membakar kalori, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas pertemanan, berbagi motivasi, hingga membangun kebiasaan sehat secara konsisten.

Tidak sedikit pula brand yang mulai mengambil peran dalam mendukung ekosistem tersebut. Namun, pendekatannya tak lagi sekadar menghadirkan produk, melainkan membangun ruang kolaborasi yang memberi nilai tambah bagi komunitas.

Salah satunya dilakukan oleh Susu Mbok Darmi melalui kampanye #JadiLebihBaik. Kampanye ini mengajak masyarakat memulai hidup sehat dari langkah-langkah sederhana yang realistis dilakukan setiap hari, seperti lebih bijak mengatur konsumsi gula dan tetap aktif bergerak.

CEO Susu Mbok Darmi, Dhony Pratama, mengatakan bahwa perubahan menuju gaya hidup sehat tidak harus dilakukan secara drastis.

"Kami percaya bahwa hidup sehat tidak harus dimulai dari perubahan besar. Langkah sederhana seperti mengurangi konsumsi gula dan aktif berolahraga secara rutin sudah menjadi awal yang baik untuk membangun kebiasaan sehat. Karena itu, kami ingin menghadirkan produk sekaligus aktivitas yang dapat mendukung masyarakat menjalani gaya hidup tersebut secara berkelanjutan," ujarnya.

Selain menghadirkan pilihan tingkat kemanisan atau Sugar Level pada produknya, mulai dari No Sugar, Less Sugar, Normal Sugar, Stevia, hingga Extra Sugar, Susu Mbok Darmi juga aktif mengembangkan berbagai aktivitas berbasis komunitas.

Sepanjang tahun ini, berbagai kegiatan seperti Bukan Padel Biasa, Bukan Lari Biasa, Bukan Yoga Biasa, Bukan Sepeda Biasa, Bukan Lomba Biasa, hingga Fun Walk Hari Susu Sedunia menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sambil membangun koneksi dengan sesama peserta.

Memasuki bulan Agustus, semangat kebersamaan itu akan berlanjut melalui peluncuran BOB Club League. Program yang diperkenalkan pada 22 Agustus 2026 ini dirancang sebagai kompetisi antarkomunitas yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dan kolaborasi.

baca juga

Rangkaian acaranya dikemas layaknya festival komunitas, mulai dari permainan bertema kemerdekaan, sesi networking, hiburan, product experience, hingga pengenalan mekanisme kompetisi. 

Selama periode kompetisi, komunitas akan mengumpulkan poin melalui berbagai aktivitas untuk memperoleh dukungan komunitas dengan total nilai lebih dari Rp70 juta.

Menurut Dhony, tujuan utama program tersebut adalah menciptakan ruang agar komunitas dapat terus berkembang dan saling menginspirasi.

"Kami ingin menghadirkan ruang di mana komunitas tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga saling menginspirasi dan bertumbuh. BOB Club League menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat kolaborasi tersebut sekaligus memberikan apresiasi kepada komunitas yang terus aktif menyebarkan semangat hidup sehat," katanya.

Menariknya, program ini tidak hanya terbuka bagi komunitas yang telah bermitra sebelumnya. Berbagai komunitas olahraga maupun komunitas dengan gaya hidup positif juga dapat bergabung untuk memperoleh kesempatan mengikuti beragam kegiatan, kolaborasi, hingga pengembangan komunitas.

Di tengah meningkatnya tren hidup sehat, pendekatan berbasis komunitas dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga konsistensi. Ketika seseorang memiliki teman yang saling mengingatkan dan mendukung, kebiasaan baik cenderung lebih mudah dipertahankan dibandingkan menjalankannya sendirian.

"Kami berharap BOB Club dapat menjadi rumah bagi komunitas-komunitas yang memiliki semangat positif. Bersama-sama kami ingin membuktikan bahwa hidup sehat bukan sekadar tren, tetapi gaya hidup yang dapat dibangun melalui kolaborasi, konsistensi, dan kebersamaan," tutup Dhony Pratama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sunscreen Spray Terbaik yang Tahan Air untuk Olahraga, Anti Luntur saat Berkeringat

5 Sunscreen Spray Terbaik yang Tahan Air untuk Olahraga, Anti Luntur saat Berkeringat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:14 WIB

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×