Sebenarnya, Rakyat AS Manakah yang Memilih Trump?

Ruben Setiawan

Jum'at, 11 November 2016 | 13:21 WIB
Sebenarnya, Rakyat AS Manakah yang Memilih Trump?
Aksi unjuk rasa memprotes terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS. (AFP)

Suara.com - Meski dihadang isu pelecehan seksual sepanjang masa kampanye, capres AS dari Partai Republik, Donald Trump, akhirnya keluar sebagai pemenang Pilpres pada Selasa (8/11/2016). Perolehan "electoral vote" Trump jauh melebihi rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, yakni 279 berbanding 228.

Terpilihnya Trump menjadi presiden ke-45 AS ternyata tidak diterima seluruh rakyat. Aksi unjuk rasa dari berbagai lapisan masyarakat bermunculan di berbagai daerah, menentang Trump sebagai presiden negara adi daya tersebut. Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan, masyarakat manakah yang sebenarnya menjadi pemilih Trump?

Melansir dari AFP, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Trump di masa lalu, penghinaan kepada seorang mantan ratu kecantikan, serta kemunculannya di sebuah produk pornografi, ternyata tidak mengurangi dukungan kaum perempuan terhadapnya.

Berdasarkan "exit poll" CNN, saingan Trump, Clinton, memang merebut 54 persen suara perempuan AS, sedangkan Trump hanya didukung 42 persen suara perempuan. Melihat angkanya, dukungan dari kaum perempuan
terhadap Trump, tidaklah terlalu sedikit.

Sekitar 53 persen pemilih perempuan kulit putih, ternyata mendukung Trump. Sebanyak 62 persen dari para pemilih tersebut, berasal dari kalangan perempuan berpendidikan rendah alias bukan lulusan perguruan tinggi.

Hasil ini mematahkan prediksi bahwa sikap dan komentar-komentar Trump yang dianggap merendahkan kaum perempuan akan mempengaruhi para pemilih perempuan. Menurut para pengamat, hasil ini tidak terlalu mengejutkan, dan mencerminkan bahwa isu seperti ekonomi, lapangan kerja, dan imigrasi, dianggap lebih penting ketimbang isu gender.

Menurut Diane Heith, profesor dan ketua Departemen Pemerintah dan Politik di St. John's University, New York, Trump memang muncul di sebuah video dan membual soal memegang kelamin perempuan. Trump juga pernah melontarkan komentar buruk soal mantan Miss Universe. Kendati hal-hal itu membuat kuping sebagian perempuan panas, tetapi tidak cukup untuk membuat mereka marah pada Trump.

"Isu soal bagaimana ia memperlakukan perempuan tidak mengurangi sikap yang sudah dimiliki para pemilih ini, yakni merasa diperlakukan tidak baik oleh elit pemerintah, di mana Hillary adalah bagian darinya," ujarnya.

"Para perempuan kulit putih (yang memilih Trump) menjual rekan-rekan mereka (sesama perempuan), negara mereka, juga diri mereka tadi malam," ujar Diane.

"Sebagian besar perempuan kulit putih tersebut tidak ingin menjadi bagian dari persaudaraan feminis lintas kalangan. Sebagian besar perempuan kulit putih hanya ingin menjadi salah satu lelaki. Dan kita semua akan menderita karenanya," imbuh Diane.

Salah satu isu yang menjadi perhatian kaum perempuan, baik pendukung Partai Demokrat maupun Republik, adalah bagaimana sikap Trump terhadap hak untuk melakukan aborsi. Seperti diketahui, Trump, dalam kampanyenya kerap menyatakan bahwa perempuan yang ingin menggugurkan kandungan mereka harus menerima "semacam hukuman", apabila aborsi dilarang. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump Terima Kasih ke Indonesia: Telah Berkomitmen Bantu Menstabilkan Jalur Gaza

Donald Trump Terima Kasih ke Indonesia: Telah Berkomitmen Bantu Menstabilkan Jalur Gaza

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:33 WIB

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:46 WIB

AS Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Turun?

AS Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Turun?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:28 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:30 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

×