Bocah 7 Tahun Tewas dalam Kebakaran SPBU

Ardi Mandiri

Selasa, 15 November 2016 | 05:36 WIB
Bocah 7 Tahun Tewas dalam Kebakaran SPBU
Ilustrasi jenazah (shutterstock)

Suara.com - Peristiwa kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kilometer 1 Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin sekitar pukul 08.45 Wita, menewaskan seorang bocah berusia 7 tahun bernama Muhaimin.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, kejadian berawal ketika sebuah mobil nomor polisi KT 1693 GQ sedang mengisi bahan bakar minyak jenis premium di SPBU kilometer 1 Penajam, tiba-tiba muncul api dari dalam mobil tersebut.

Api dengan cepat membesar dan menyambar "nozel" (selang) penyaluran dan dispenser premium, serta satu unit sepeda motor.

"Ketika Dedi Rivaldi pemilik mobil sedang mengisi premium ke dalam jeriken yang berada di dalam mobilnya, tiba-tiba muncul api dari dalam mobil yang mengakibatkan mobil terbakar dan langsung menyambar perangkat penyaluran dan dispenser premium, serta satu unit motor," kata Kapolres Penajam Paser Utara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teddy Rystiawan.

Sekitar satu jam kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dan baru diketahui ada korban jiwa, yakni Muhaimin, anak Dedi Rivaldi, warga RT 04 Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, yang duduk di kursi sebelah kiri mobil yang terbakar.

"Mungkin karena panik, Dedi langsung meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah tanpa menolong anaknya yang berada di dalam mobil. Seorang bocah jadi korban, kami masih lakukan penyelidikan," ujar Kapolres.

Sejumlah warga yang berada di sekitar SPBU sempat berusaha untuk mengeluarkan Muhaimin dari dalam mobil, namun seketika api membesar dan korban tidak dapat tertolong.

Menurut Teddy, tim penyidik masih mendalami peristiwa kebakaran di SPBU kilometer 1 Penajam tersebut, sehingga polisi belum mengetahui sebab munculnya api yang mengakibatkan kebakaran itu.

"Beberapa orang sudah kami mintai keterangan menyangkut kebakaran di SPBU itu. Kami juga belum mengetahui alasan Dedi meninggalkan anaknya, dia belum bisa diminta keterangan karena masih trauma," tambahnya.

Selain itu, Polres Penajam Paser Utara juga meminta bantuan Laboratorium Forensik atau Labfor Surabaya, Jawa Timur, untuk membantu melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polres Penajam Paser Utara juga belum menetapkan tersangka atas peristiwa kebakaran di SPBU kilometer 1 tersebut.

"Besok (Selasa, 15/11), tim penyidik Polres Penajam Paser Utara bersama Labfor Surabaya baru akan melakukan oleh TKP, kemudian hasil olah TKP dan keterangan saksi akan disimpulkan," ucap Kapolres. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asyik Tidur, 13 Orang Tewas dalam Kebakaran Pabrik Garmen

Asyik Tidur, 13 Orang Tewas dalam Kebakaran Pabrik Garmen

News | Jum'at, 11 November 2016 | 14:12 WIB

Ungkap Kebakaran NEO SOHO, Polisi Tunggu Hasil Labfor

Ungkap Kebakaran NEO SOHO, Polisi Tunggu Hasil Labfor

News | Kamis, 10 November 2016 | 14:35 WIB

Terkini

Persib Bikin Melbourne Victory Waspada, Sampai Duel Besar di Liga Australia Dikesampingkan

Persib Bikin Melbourne Victory Waspada, Sampai Duel Besar di Liga Australia Dikesampingkan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 14:06 WIB

Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi

Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 14:05 WIB

Apa Rahasia Kemampuan Tardigrade Bertahan dalam Kondisi Ekstrem? Bisa Bangkit dari Kematian

Apa Rahasia Kemampuan Tardigrade Bertahan dalam Kondisi Ekstrem? Bisa Bangkit dari Kematian

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 14:02 WIB

Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue

Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:02 WIB

Benturan Berujung Maut, Kiper Jesus Owono Hancur Setelah Penyerang Tenerife Meninggal di Lapangan

Benturan Berujung Maut, Kiper Jesus Owono Hancur Setelah Penyerang Tenerife Meninggal di Lapangan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing

Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Tanggapi Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Buka Suara Soal Aktor Intelektual

Tanggapi Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Buka Suara Soal Aktor Intelektual

Video | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Detik-detik Prabowo Tahu Disadap Jenderal Listyo: Sangat Prihatin dan Mengkhawatirkan

Detik-detik Prabowo Tahu Disadap Jenderal Listyo: Sangat Prihatin dan Mengkhawatirkan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:57 WIB

2 Sabun Cuci Muka Viva untuk Mengencangkan Kulit Wajah Kendur di Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Viva untuk Mengencangkan Kulit Wajah Kendur di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:54 WIB

Beda Peran 3 Jenderal Polri saat Menyadap Prabowo

Beda Peran 3 Jenderal Polri saat Menyadap Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:53 WIB

×