Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah hingga kini belum mengetahui sosok aktor intelektual di balik dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto.
Yusril menjelaskan bahwa tim penyidik Bareskrim Polri terus bergerak intensif untuk membongkar secara tuntas motif tindakan tersebut, memetakan jaringan pihak yang terlibat, serta mengidentifikasi dalang utamanya.
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut standar kehandalan sistem protokol keamanan komunikasi pejabat tinggi negara.
Selengkapnya dalam video di atas.
Creative/Video Editor: Icha/Reiki