Keluarkan Pernyataan Terkait Demo, Ical Ditegur DPP Partai Golkar

Arsito Hidayatullah, Bagus Santosa

Selasa, 15 November 2016 | 15:54 WIB
Keluarkan Pernyataan Terkait Demo, Ical Ditegur DPP Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, saat di Bali. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - DPP Partai Golkar melayangkan surat teguran kepada Ketua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie (Ical)‎, terkait pernyataannya pada tanggal 8 November 2016.

Koordinator Bidang Polhukam Partai Golkar, Yorrys Raweyai mengatakan, teguran ini dilakukan supaya setiap pernyataan Dewan Pembina Partai Golkar sifatnya internal dan tidak untuk disebarluaskan ke luar partai.

"Kalau DPP mau menegur, itu hak. Itu boleh-boleh saja. Supaya ke depan tidak begitu lagi," kata Yorrys, ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Selain Dewan Pembina, menurut Yorrys, Dewan Pakar dan Dewan Kehormatan juga punya kewenangan yang sama. Para dewan ini, menurutnya memiliki fungsi memberikan pertimbangan dan sifatnya internal.‎

"Ada. Saya sih terus terang, baru sampai semalam saya mengikuti itu. Yang saya baca, substansinya itu enggak salah, cuma caranya," katanya.

Yorrys menuturkan, DPP Golkar telah menggelar pertemuan dengan Dewan Kehormatan, Dewan Pembina dan Dewan Pakar, pada 10 November lalu. Pertemuan ini dilakukan untuk meminta masukan terkait refleksi akhir tahun dan dinamika politik terkini.

"Kita belum bikin, Dewan Pembina sudah menyampaikan (sikap). Substansinya betul, cuma caranya saja," kata Yorrys lagi‎.

Diketahui, surat dimaksud dari DPP Golkar itu tertanggal 9 November 2016, yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pembina Golkar. Berikut isi surat itu:

Dengan hormat,

Setelah mencermati pernyataan pers Dewan Pembina DPP Partai Golkar yang disampaikan pada tanggal 8 November 2016, DPP Golkar langsung menggelar rapat harian terbatas. Dalam rangka merespon pernyataan pers tersebut dan disepakati untuk disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Bahwa substansi terkait peristiwa unjuk rasa tanggal 4 November 2016 sudah disampaikan Ketua Umum DPP Golkar dalam pidato politik pada peringatan HUT Partai Golkar ke-52 di Surabaya tanggal 6 November 2016.

2. Pernyataan Pers yang disampaikan melalui siaran TV One dan disiarkan ulang melalui media elektronik tersebut tidak perlu dilakukan oleh Dewan Pembina DPP Partai Golkar, karena di samping bertentangan dengan Anggaran Dasar pasal 25 dan Anggaran Rumah Tangga pasal 21 juga bisa mengganggu keharmonisan antara DPP Partai Golkar dengan Dewan Pembina DPP Partai Golkar yang selama ini telah berjalan dengan baik.

3. DPP Golkar telah menentukan pertemuan dengan Dewan Pembina, Dewan Kehormatan dan Dewan Pakar pada 10 November untuk mendapatkan masukan mengenai berbagai masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai bahan refleksi akhir tahun.

4. Ke depan, DPP Partai Golkar berharap agar hubungan dengan Dewan Pembina tidak hanya berjalan harmonis sesuai aturan organisasi tetapi juga produktif‎.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FPI: Jangan Mau Dibohongi Jokowi

FPI: Jangan Mau Dibohongi Jokowi

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:08 WIB

Begini Ancaman Golkar Bagi Pelanggar

Begini Ancaman Golkar Bagi Pelanggar

News | Senin, 14 November 2016 | 02:02 WIB

Sekjen PAN Sangkal Tuduhan Aktor Politik Tunggangi Demo

Sekjen PAN Sangkal Tuduhan Aktor Politik Tunggangi Demo

News | Minggu, 13 November 2016 | 20:16 WIB

Begini Pernyataan Fahri Hamzah yang Disindir Jusuf Kalla

Begini Pernyataan Fahri Hamzah yang Disindir Jusuf Kalla

News | Sabtu, 12 November 2016 | 13:36 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×