Sikapi Situasi Kebangsaan Saat Ini, Ini Pesan Damai Romo Benny

Arsito Hidayatullah, Dian Rosmala

Selasa, 15 November 2016 | 19:45 WIB
Sikapi Situasi Kebangsaan Saat Ini, Ini Pesan Damai Romo Benny
Romo Antonius Benny Susetyo. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia, Romo Antonius Benny Susetyo, menyayangkan situasi kebangbangsaan akhir-akhir ini, terutama terkait aksi teror dengan peledakan bom di berbagai daerah.

Menurut Benny, aksi bom yang terjadi di Samarinda pada Minggu (13/11/2016), di Singkawang, Kalimantan Barat pada Senin (14/11), di Surabaya pada Rabu (9/11) dan di Batu pada Senin (14/11), sangat memilukan hati banyak pihak.

"Memang kejadian-kejadian itu sangat menyayat kemanusiaan kita," kata Benny di kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (15/11).

Namun demikian, Benny berharap masyarakat Indonesia tidak bersikap reaktif atas kejadian-kejadian tersebut. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus selalu menjadi pegangan bangsa untuk merawat persatuan bangsa. Ia juga berharap, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir, yang dapat menimbulkan rasa pesimistis terhadap negeri sendiri.

"Kami berharap masyarakat Indonesia yang cinta damai, masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan masyarakat yang biasa hidup berdampingan dan selalu hidup dalam kultur menjadi orang Indonesia, (untuk) tidak menjadi takut dan cemas," ujar Benny.

"Karena kita percaya sebagian besar rakyat Indonesia itu cinta damai, sebagian besar rakyat menghargai perbedaan, dan sebagian besar rakyat kita itu mencintai nilai-nilai kebersamaan, kesaudaraan, dan mencintai kita sebagai bangsa yang bersaudara," tutur Benny menambahkan.

Lebih jauh, Benny meyakini, situasi kebangsaan yang meresahkan saat ini cuma bersifat sementara. Oleh sebab itu, menurutnya masyarakat tidak perlu cemas.

"Maka, tidak perlu khawatir, takut, bahkan harus pergi ke luar negeri. Karena itu hanyalah sifatnya sementara," kata Benny.

Benny pun mengapresiasi langkah-langkah penyelesaian yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, langkah yang sudah ditempuh Presiden dengan bersilaturahmi ke organisasi-organisasi kemasyarakatan, khususnya ormas Islam, adalah langkah yang tepat.

"Yakinlah bahwa pemerintah saat ini bekerja keras, bahkan akan menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Karena kita melihat apa yang dibuat oleh Pak Jokowi itu sudah sangat tepat, yaitu membangun komunikasi, bersilaturahmi, membangun dialog dengan tegakkan hukum. Itu pilihan yang tepat," kata Benny.

Benny juga mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk tetap saling menjaga persatuan. Dia berpesan bahwa masyarakat harus saling bahu-membahu menjaga persatuan bangsa dari kelompok-kelompok yang menginginkan bangsa Indonesia terpecah.

"Kita harus bergandeng tangan. Mari kita wujudkan Indonesia yang damai, Indonesia yang menghargai perbedaan, Indonesia yang cinta kepada kehidupan.
Mari kita akhiri budaya teror, dan kita bersama-sama membentengi bangsa ini dari kelompok-kelompok yang ingin mengganggu ketenteraman, mengganggu ketertiban dan merusak ke-Indonesia-an," pungkas Benny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi I: Harusnya BIN Tidak Kecolongan Lagi

Komisi I: Harusnya BIN Tidak Kecolongan Lagi

News | Selasa, 15 November 2016 | 17:09 WIB

Jokowi Berduka Atas Terbunuhnya Balita Intan karena Bom Gereja

Jokowi Berduka Atas Terbunuhnya Balita Intan karena Bom Gereja

News | Selasa, 15 November 2016 | 15:18 WIB

Teror Bom Gereja Samarinda Sama dengan Pelecehan Agama

Teror Bom Gereja Samarinda Sama dengan Pelecehan Agama

News | Selasa, 15 November 2016 | 12:56 WIB

DPR Kutuk Teror di Tempat Ibadah, Apalagi Ngaku-ngaku Jihad

DPR Kutuk Teror di Tempat Ibadah, Apalagi Ngaku-ngaku Jihad

DPR | Senin, 14 November 2016 | 18:59 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×