- CapCut menyampaikan bahwa jumlah penggunanya telah menjangkau lebih dari 660 juta di lebih dari 170 pasar global.
- Platform tersebut menyediakan lebih dari 85 fitur kecerdasan buatan untuk membantu komunitas menghasilkan miliaran kreasi orisinal sepanjang 2026.
- Perusahaan memperkenalkan CapCut World di Singapura untuk mengapresiasi dan mempertemukan ratusan kreator serta pemimpin industri.
Suara.com - Platform edit video asal China, Capcut mengumumkan kalau jumlah penggunanya kini menjangkau lebih dari 660 juta di lebih dari 170 pasar.
Tak cuma itu, aplikasi Capcut juga sudah tersedia dalam 30 bahasa termasuk di Asia Tenggara, Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan berbagai wilayah lainnya.
"Sejak diluncurkan pada 2020, CapCut telah berkembang menjadi platform penyuntingan terpadu tempat lahirnya berbagai ide kreatif, baik dari kreator yang melahirkan tren dan menginspirasi jutaan orang lain maupun sineas yang menciptakan karya baru dari awal," kata Xiaoqi Fu selaku Global Head of CapCut, Selasa (8/9/2026).
Proses kreatif yang interaktif dan terus disempurnakan telah lama menjadi salah satu pilar komunitas CapCut. Kini, lebih dari 6 juta kreator templat menjadi penggerak momentum tersebut dengan menerbitkan lebih dari 400.000 templat baru setiap harinya.
Dengan lebih dari 85 fitur AI yang tersedia di dalam aplikasi, CapCut telah membantu komunitas menghasilkan lebih dari 6 miliar kreasi orisinal mulai dari gambar, klip video, hingga efek di sepanjang tahun 2026.
Berbagai fitur tersebut dirancang agar mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan beragam kreator. Sehingga seluruh proses berkarya dari awal hingga akhir, dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien dalam satu aplikasi.

Lewat AI Lab misalnya, kreator dapat mengembangkan ide awal dengan menjelaskan visi mereka langsung di aplikasi CapCut. Ide tersebut kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut melalui Infinite Canvas untuk merangkai cerita, membangun karakter, serta bereksperimen dengan berbagai pengambilan gambar dan adegan.
Ketika seluruh elemen siap disatukan, cerita beserta aset dan konteks kreatifnya dapat langsung diteruskan ke editor multitrack CapCut. Di sana, fitur penyuntingan berbasis AI, Edit Pilot, akan mendampingi kreator mewujudkan visi mereka dengan menerapkan alat yang tepat di setiap tahap proses kreatif.
CapCut juga menerapkan berbagai langkah transparansi, seperti tanda air tak kasatmata (invisible watermarks) dan Kredensial Konten dari C2PA, agar kreator dapat lebih mudah berkreasi secara bertanggung jawab.
Selain itu, lebih dari 7 juta kreator memanfaatkan fitur AI di CapCut setiap hari, termasuk para sineas profesional yang berfokus membuat karya menggunakan AI.
CapCut turut mengutamakan integrasi berbagai model AI canggih ke dalam aplikasi seperti Dreamina Seedance untuk video, Dola Seedream untuk gambar, dan Seed Audio untuk audio, sehingga kreator dapat menggunakan teknologi generatif terkini langsung di CapCut.
Berbagai model tersebut mendukung hadirnya fitur kreasi yang lebih canggih seperti Video Studio, fitur pengeditan interaktif milik Seedance yang memungkinkan kreator menentukan bagian spesifik yang ingin disesuaikan, baik berdasarkan marka waktu (timestamp), karakter, maupun elemen visual.
Kemudahan serupa juga hadir untuk gambar melalui Design Studio. Melalui fitur penyuntingan interaktif dari Seedream ini, kreator cukup memberikan arahan visual—seperti menggambar panah atau melingkari area tertentu—untuk menyempurnakan hasil akhir.
Setiap elemen juga dapat dipisahkan menjadi sejumlah layer yang dapat digeser dan diubah ukurannya. Seluruh kemampuan ini menyatukan proses kreasi video, gambar, desain, dan pemanfaatan AI dalam satu platform yang tersedia di perangkat seluler, desktop, web, dan tablet.
Dengan capaian tersebut, perusahaan memperkenalkan CapCut World, rangkaian acara komunitas perdana di Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan Eropa untuk mengapresiasi dan memberdayakan para kreator.
Pada gelaran perdana CapCut World untuk Asia Tenggara di Singapura akhir pekan lalu, CapCut mempertemukan lebih dari 300 kreator, pemimpin industri, dan anggota tim CapCut untuk berbagi kisah inspiratif dari para kreator, bertukar tips seputar proses kreatif, serta mengenal lebih lanjut berbagai fitur favorit.
CapCut World Singapore menjadi pembuka rangkaian perayaan global bagi para kreator. Setelah Singapura, CapCut World juga akan menyambangi Los Angeles dan London pada akhir tahun ini.
“Berangkat dari fondasi tersebut, CapCut terus menyatukan lebih banyak tahapan dalam proses kreatif, mulai dari penyuntingan dan desain hingga berbagai fitur baru, dengan tetap memastikan kendali atas setiap keputusan kreatif berada di tangan pengguna," jelasnya.