NU: Perbedaan Agama Jangan Berujung Pertengkaran

Angelina Donna | Suara.com

Sabtu, 19 November 2016 | 20:00 WIB
NU: Perbedaan Agama Jangan Berujung Pertengkaran
Doa bersama Polda Metro Jaya hadapi demo 4 November. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan perbedaan agama, suku, ras dan golongan, jangan sampai berujung pada pertengkaran yang berdampak pada putusnya persaudaraan atau hubungan kemanusiaan.

Penasehat NU Kota Palu .H. Zainal Abidin M.Ag menyatakan di Palu, Sabtu (19/11/2016), perbedaan yang terjadi merupakan ketentuan atau sunnatullah yang telah ditetapkan.

"Biarkan perbedaan yang ada sesuai dengan kehendakNya dan jangan membuat perbedaan membatasi diri kita untuk berteman, bersahabat dan bergandengan tangan mewujudkan kerukunan yang berkualitas," kata  Abidin.

Menurut Abidin, dalam Alquran Allah menegaskan dalam Surah Almaidah ayat 48 yang berbunyi "Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan- Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak Menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.

Ayat tersebut, menurut dia, telah memberikan penegasan kepada manusia bahwa sesungguhnya dimuka bumi tidak hanya ada satu golongan atau satu agama tertentu saja.

Melainkan akan terjadi banyak agama, suku, ras dan golongan, bahkan aliran-aliran kepercayaan serta penganut faham-faham tertentu, namun tidak harus membuat manusia bercerai berai karena perbedaan.

"Karena itu jangan saling menghina, mengkafirkan, serta menuduh seseorang atau sekelompok orang. Karena belum tentu orang yang menyebut seseorang kafir, akan masuk surga," ujarnya.

Ia menjelaskan dalam keberagaman dan kemajemukan di Indonesia seseorang atau penganut agama dan aliran serta faham tertentu, jangan menuding atau menyebut golongan dan penganut agama lain dengan sebutan kafir dan masuk neraka, hanya karena berbeda keyakinan dan pemahaman.

Karena, urai dia, masuk surga atau masuk neraka bukan ranahnya manusia untuk menentukan, tetapi hal itu menjadi ketentuan yang Maha Esa.

"Manusia hanya diperintahkan untuk berbuat kebaikan dan kebajikan sebanyak mungkin kepada siapa saja tanpa memandang latar belakang agama, suku, ras, golongan, etnis, faham dan lain-lain. Urusan masuk surga dan neraka itu urusannya Tuhan," sebutnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Isu SARA, Habiburokhman Polisikan Ahok Siang Ini

Geger Isu SARA, Habiburokhman Polisikan Ahok Siang Ini

News | Sabtu, 13 Agustus 2016 | 12:25 WIB

Gerindra Bantah Mainkan Isu SARA Buat Jatuhkan Ahok

Gerindra Bantah Mainkan Isu SARA Buat Jatuhkan Ahok

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 18:47 WIB

Ahok Dendam Kesumat, Siap Mati Lawan Isu SARA dari Politisi

Ahok Dendam Kesumat, Siap Mati Lawan Isu SARA dari Politisi

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 13:38 WIB

Kata Kafir Muncul Saat Persiapan Ahok ke 2017, Begini Reaksi PKS

Kata Kafir Muncul Saat Persiapan Ahok ke 2017, Begini Reaksi PKS

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 17:48 WIB

Terkini

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:48 WIB

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB