Ahok Tak Mau Ikut Campur 63 PHL Kebersihan Dapat Sanksi

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 24 November 2016 | 16:52 WIB
Ahok Tak Mau Ikut Campur 63 PHL Kebersihan Dapat Sanksi
Tiga petugas kebersihan berbaju oranye terlihat sibuk bersih-bersih di area Kampanye Rakyat yang diselenggarakan pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Rumah Lembang. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mau mencampuri sanksi yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada 63 Petugas Harian Lepas Kebersihan DKI Jakarta. Merka terbukti mengikuti kegiatan kampanye pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni beberapa hari lalu.

"Saya nggak tahu. Saya nggak ikut campur," ujar Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kmais (24/11/2016).

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan mereka terbukti mengikuti kegiatan kampanye pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni beberapa hari lalu.

"Bukan PPSU (yang mendapatkan sanksi), tapi PHL UPK badan air Kebersihan Kecamatan Kemayoran 38 orang dan Johar Baru 25 orang," ujarnya saat dihubungi.

Isnawa menjelaskan, pada hari Senin (21/11/2016), PHL Kebersihan dengan menggunakan pakaian kerja berwarna oranye saat ingin menggelar apel sore hari terlebih dahulu berpose dengan salah satu tim ses dan spanduk pasangan calon nomor urut satu.

"Mereka bekerja dengan pemprov DKI Jakarta, jadi harus netral maka saya lapor ke Plt Gubernur (Sumarsono)," kata dia.

Pemprov DKI dikatakan Isnawa tidak mempermasalahkan petugas harian lepas mengikuti kegiatan kampanye pasangan calon, namun mereka diminta untuk melepas atribut pekerjaan dan barang-barang milik DKI.

"Yang pasti mereka kan pekerja kontrak tahunan. Mereka (63 PHL) diskors, tidak boleh kerja dan tidak terima gaji," jelas Isnawa.

Sebanyak 63 PHL Kebersihan yang saat ini mendapatkan sanksi dikatakan Isnawa masih dapat bekerja apabila dalam masa evaluasi mereka tidak mengulangi perbuatannya. Evaluasi kontrak baru akan dilakukan bulan Januari hingga Februari 2017.

baca juga

"Kalau tidak ada kesalahan Maret bisa masuk kerja lagi. Asal mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ikut Kampanye, 63 PHL Kebersihan Dapat Sanksi Tak Terima Gaji

Ikut Kampanye, 63 PHL Kebersihan Dapat Sanksi Tak Terima Gaji

News | Kamis, 24 November 2016 | 16:39 WIB

Hibah Duit ke Ormas, Ahok Curiga dengan Transparansi Bamus Betawi

Hibah Duit ke Ormas, Ahok Curiga dengan Transparansi Bamus Betawi

News | Kamis, 24 November 2016 | 14:36 WIB

Besok, Polisi Limpahkan Berkas Kasus Ahok ke Kejaksaan

Besok, Polisi Limpahkan Berkas Kasus Ahok ke Kejaksaan

News | Kamis, 24 November 2016 | 14:05 WIB

Ahok Marah saat Pendeta Minta Dibangunkan Gereja

Ahok Marah saat Pendeta Minta Dibangunkan Gereja

News | Kamis, 24 November 2016 | 13:58 WIB

Cerita Ahok Makan Nasi Basi saat Naik Gunung Gede Pangrango

Cerita Ahok Makan Nasi Basi saat Naik Gunung Gede Pangrango

News | Kamis, 24 November 2016 | 13:00 WIB

Karena Ganteng, Jantung Hasnaeni Bergetar di Dekat Ahok

Karena Ganteng, Jantung Hasnaeni Bergetar di Dekat Ahok

News | Kamis, 24 November 2016 | 12:51 WIB

Memuji dan Berterima Kasih, Hasnaeni Moein Dukung Ahok-Djarot

Memuji dan Berterima Kasih, Hasnaeni Moein Dukung Ahok-Djarot

News | Kamis, 24 November 2016 | 11:51 WIB

Awal Mula Ari Wibowo dan Ira Wibowo Jadi Pendukung Ahok-Djarot

Awal Mula Ari Wibowo dan Ira Wibowo Jadi Pendukung Ahok-Djarot

News | Kamis, 24 November 2016 | 11:44 WIB

Jokowi: Saya Bela-belain Naik Kuda Agar Jakarta Dingin Lagi

Jokowi: Saya Bela-belain Naik Kuda Agar Jakarta Dingin Lagi

News | Kamis, 24 November 2016 | 11:31 WIB

Ahok: Jika Mau Jujur, Apartemen Kalibata City Program Pelanggaran

Ahok: Jika Mau Jujur, Apartemen Kalibata City Program Pelanggaran

News | Kamis, 24 November 2016 | 10:43 WIB

Terkini

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:11 WIB

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB