Array

Djarot Yakin Elektabilitasnya Naik Setelah Disalip Agus-Sylviana

Senin, 28 November 2016 | 16:54 WIB
Djarot Yakin Elektabilitasnya Naik Setelah Disalip Agus-Sylviana
Calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di rumah tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat tak mempermasalahkan hasil beberapa survei yang dilakukan sejumlah lembaga menyatakan elektabilitas pasangan nomor urut dua berada dibawah pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Seperti hasil survei yang dilakukan lembaga Poltracking Indonesia yang dirilis, Minggu (27/11/2016) kemarin.

Elektabilitasnya menurun membuat Djarot bersemangat untuk terus melakukan blusukan dan kampanye ke kampung-kampung guna mempromosikan program serta visi misi. Dengan begitu ia yakin elektabilitas akan naik dengan sendirinya.

"Ya nggak apa-apa toh, ra popo. Berarti kita harus turun ke bawah. Nanti kan naik sendiri, nanti Januari naik sendiri," kata Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Djarot mengungkapkan tak ada strategi khusus untuk meningkatkan elektabilitasnya yang terus-terusan merosot setelah pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama oleh Bareskrim Polri. Menurut Djarot, walaupun hasil survei menyatakan pasangan Ahok-Djarot menurun, hal itu tidak sesuai dengan kenyataan aslinya di lapangan.

Saat pasangan nomor urut dua di Pilkada Jakarta 2017 melakukan kegiatan Kampanye Rakyat setiap pagi di Rumah Lembang, Djarot mengatakan jumlah kehadiran masyarakat yang datangan termasuk dari kalangan artis terus meningkat.

"Kalau kita lihat, misal di rumah lembang ini indikasinya semakin hari, kita semakin nggak menurun. Kemudian kita lihat dukungan mereka, sampai mereka mau bergotong royong itu menandakan bahwa Ahok-Djarot sangat di butuhkan. Sangat diperlukan untuk program-program kita," kata Djarot.

"Berarti artinya mereka banyak berharap betul, dan yakin pada kita. Bahwa kita suatu ketika nanti akan naik, kita tunggu aja tanggal15 Februari," Djarot menambahkan.

Diketahui, dari hasil survei yang dilakukan pada tanggal 7-17 November 2016 menyatakan elektabilitas Agus-Sylviana berada di tingkat teratas yaitu 27,92 persen. Posisi Ahok-Djarot berada di bawahnya, 22 persen, sedangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 20,42 persen.

Survei tersebut dilakukan dengan metode multi stage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang. Margin of error sebanyak 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut survei tersebut elektabilitas Ahok-Djarot mengalami penurunan dibandingkan survei bulan September 2016 yang mencapai 40,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI