Elektabilitas Anjlok, Ahok Merasa Diuntungkan Lembaga Survei

Selasa, 29 November 2016 | 18:07 WIB
Elektabilitas Anjlok, Ahok Merasa Diuntungkan Lembaga Survei
Kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Andi Analta Amier [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak mempermasalahkan hasil survei Charta Politika Indonesia. Dalam hasil survei dengan tema 'Babak Baru Pilkada DKI Jakarta: Peta Elektoral Cagub-Cawagub’ yang dirilis pada hari ini menyatakan cagub nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono menempati posisi teratas.

Menanggapibhasil survei, Ahok lagi-lagi minta kepada pendukung dan relawan bekerja lebih maksimal untuk memenangkan calon petahana di Pilkada Jakarta 2017.

"Ya nggak apa-apa (menurun) berarti orang partai politik harus kerja, sama teman-teman relawan harus kerja lebih keras lagi," ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Ahok mengaku tak tahu strategi apa yang akan dimainkan tim pemenangan untuk menaikan elektabikitasnya. Mengingat, dari sejumlah lembaga survei menyatakan elektabilitas Ahok terus menurun setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

"Tanya sama mereka (tim pemenangan strateginya), saya juga nggak tahu," kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan semakin banyak lembaga survei yang melakukan survei menjelang pesta demokrasi di Ibu Kota semakin baik. Dia juga merasa diuntungkan lantaran tak harus membiayai lembaga survei.

"Justru banyak lembaga survei menguntungkan kami. Nggak apa-apa hasilnya berubah-ubah, minimal kalau ada lembaga survei gitu banyak, saya hemat duit nggak usah bayar lembaga survei," kata Ahok.

Survei Charta Politika Indonesia dilakukan 17-24 November. Agus berhasil mendapatkan angka 24,4 persen pada tingkat pilihan publik (elektabilitas), sementara Ahok mendapatkan 23,5 persen, dan yang terakhir Anies Baswedan mendapatkan 19,4 persen.

"Dari elektabilitas top of mind (pertanyaan terbuka) elektabilitas Cagub DKI Agus berada di atas dua rivalnya," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya di kantornya, Jalan Cisanggiri III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI