Partai Oposisi Berjuang Keras Makzulkan Presiden Park Geun Hye

Tomi Tresnady | Suara.com

Kamis, 01 Desember 2016 | 04:51 WIB
Partai Oposisi Berjuang Keras Makzulkan Presiden Park Geun Hye
Rakyat Korea Selatan menggelar demonstrasi di Seoul agar Presiden Park Geun Hye mundur dari jabatannya, 19 November 2016. [Reuters]

Suara.com - Partai-partai oposisi Korea Selatan, pada Rabu (30/11/2016), menyatakan akan terus berusaha memakzulkan Presiden Park Geun-hye dan menolak tawaran Park untuk mengundurkan diri.

Dalam langkah dramatis di tengah krisis yang melilit kepresidenannya, Park pada Selasa meminta parlemen untuk memutuskan bagaimana dan kapan ia harus mundur. Kalangan oposisi di parlemen menolak permintaan itu dan menganggapnya sebagai modus Park untuk mengulur waktu dan menghindari pemakzulan.

Para pemimpin tiga partai oposisi, yang mengisi 165 dari 300 kursi parlemen dan bisa memprakarsai keputusan pemakzulan, mengatakan mereka tidak akan berunding dengan partai Park soal tawarannya untuk mundur.


"Satu-satunya cara adalah dengan menggunakan pemakzulan berdasarkan undang-undang dasar," kata ketua Partai Demokratik, Choo Mi-ae, dalam pertemuannya dengan para pemimpin dua partai oposisi lainnya, seperti dilaporkan Antara.

Pemimpin Partai Rakyat oposisi, Park Jie-won, mengatakan pada Jumat akan diupayakan pemungutan suara soal mosi pemakzulan.

"Pemakzulan hanya satu-satunya cara (yang harus ditempuh, red)," tegasnya.

Park, yang mendapat kekebalan dari penuntutan kasus itu sepanjang ia masih sebagai presiden, dituduh bersekongkol dengan seorang temannya, Choi Soon-sil.

Para jaksa menduga bahwa persekongkolan itu ditujukan untuk membuatnya dapat menggunakan pengaruh yang tak semestinya dalam urusan pemerintahan serta dalam pengumpulan dana oleh dua yayasan yang dibentuk untuk mendukung Park.

Park membantah dirinya melakukan kesalahan namun ia mengaku telah bersikap tidak hati-hati terkait hubungannya dengan Choi.

Park telah menunjuk seorang jaksa khusus yang akan mengambil alih penyelidikan.

Ia mengatakan akan bekerja sama penuh dengan jaksa khusus tersebut, yang ia tunjuk dari salah satu kandidat yang diusulkan oleh oposisi melalui undang-undang yang disahkan dua pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nissan dan BMW Terancam Dilarang Jual Mobil di Korsel

Nissan dan BMW Terancam Dilarang Jual Mobil di Korsel

Otomotif | Rabu, 30 November 2016 | 07:41 WIB

Langka, Presiden Korsel Minta Maaf Gara-gara Minta Saran Teman

Langka, Presiden Korsel Minta Maaf Gara-gara Minta Saran Teman

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 01:31 WIB

Hanif: TKI Korsel Jangan Dipaksa Melaut di Musim Dingin

Hanif: TKI Korsel Jangan Dipaksa Melaut di Musim Dingin

News | Kamis, 29 September 2016 | 11:03 WIB

Korsel Tumbangkan Cina 3-2

Korsel Tumbangkan Cina 3-2

Bola | Jum'at, 02 September 2016 | 14:06 WIB

DPR Dikunjungi Dubes Korsel Bahas Ancaman Nuklir Korut

DPR Dikunjungi Dubes Korsel Bahas Ancaman Nuklir Korut

DPR | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:14 WIB

Bos Grup Lotte Ditemukan Tewas di Jalanan Kota Seoul

Bos Grup Lotte Ditemukan Tewas di Jalanan Kota Seoul

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:31 WIB

Presiden Minta 8 TKI Korsel Terduga Pengikut ISIS Diawasi Ketat

Presiden Minta 8 TKI Korsel Terduga Pengikut ISIS Diawasi Ketat

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 17:34 WIB

Terkini

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB