Presiden Minta 8 TKI Korsel Terduga Pengikut ISIS Diawasi Ketat

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 24 Mei 2016 | 17:34 WIB
Presiden Minta 8 TKI Korsel Terduga Pengikut ISIS Diawasi Ketat
Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Young Bin Gwan, Cheong Wa Dae, Senin (16/5/2016). [Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil ‎Kepala Badan Nasional Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid ke Istana, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Nusron mengaku ditanya Jokowi mengenai delapan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan yang diduga terlibat kelompok ISIS.

"Saya dipanggil Presiden mengenai kunjungan beliau ke Korea, di sana ada delapan orang TKI terlibat ISIS. Itu jadi konsen Pemerintah Korea dan sudah dideportasi ke Indonesia. Karena itu saya dipanggil Pak Presiden, tolong itu dipantau khusus, jangan sampai terulang," kata Nusron di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Jokowi memerintahkan BNP2TKI meningkatkan pembinaan terhadap para TKI yang dikirim ke luar negeri. Jangan sampai para TKI yang bekerja di luar negeri terlibat kegiatan atau jadi pengikut gerakan teroris.

"Kasarannya saya ditegurlah. Agar lebih ketat pembinaan teman-teman TKI di sana lebih baik, jangan sampai terinfiltrasi ikutan gerakan pengajian yang aneh-aneh itu. Bukannya niat ke sana (luar negeri) yang baik, mencari duit, pulang-pulang, maaf, malah jenggotan, berubah semua," ujar dia.

Nusron menuturkan, delapan TKI yang diduga terlibat ‎kelompok ISIS itu telah dipulangkan dari Korea sebulan lalu. Mereka rata-rata berasal dari Indramayu, Jawa Barat dan Pati, Jawa Tengah.

"(mereka dipulangkan) karena dari komunikasinya di sosial media seperti facebook dan lainnya mereka terindikasi berhubungan dengan jejaring ISIS," kata dia.

Ketua Umum Ansor ‎ini menambahkan, delapan TKI tersebut saat diperiksa mengaku dengan terang-terangan ingin berperang layaknya kelompok ISIS.

"‎Ketika diwawancarai saat mau dipulangkan, setelah ini mau ngapain, mereka jawab kami mau mati syahid di medan perang yang nyata," tutur dia.

Nusron mengungkapkan, mereka di Korea rata-rata bekerja di pabrik, dan sudah tiga-empat tahun lamanya.

"Mereka laki-laki semua," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Belum Putuskan Desakan Jabatan Kapolri Diperpanjang

Jokowi Belum Putuskan Desakan Jabatan Kapolri Diperpanjang

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 12:24 WIB

Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia

Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia

News | Senin, 23 Mei 2016 | 01:31 WIB

Arab Saudi Bidik Investasi di 3 KEK Pariwisata di Indonesia

Arab Saudi Bidik Investasi di 3 KEK Pariwisata di Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Mei 2016 | 03:00 WIB

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

News | Senin, 23 Mei 2016 | 00:01 WIB

ISIS Rencanakan Serangan saat Ramadan

ISIS Rencanakan Serangan saat Ramadan

News | Minggu, 22 Mei 2016 | 06:24 WIB

Jokowi Lantik Arsyadjuliandi Rachman Jadi Gubernur Tetap Riau 25

Jokowi Lantik Arsyadjuliandi Rachman Jadi Gubernur Tetap Riau 25

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 23:02 WIB

Malaysia Tangkap 14 Warga yang Diduga Terlibat ISIS

Malaysia Tangkap 14 Warga yang Diduga Terlibat ISIS

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 18:55 WIB

Dukungan Golkar Dinilai Jadi Energi Tambahan Buat Jokowi

Dukungan Golkar Dinilai Jadi Energi Tambahan Buat Jokowi

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 18:23 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Jakarta

Presiden Jokowi Tiba di Jakarta

Foto | Sabtu, 21 Mei 2016 | 17:47 WIB

Anggota ISIS Keroyok Dokter di Bangladesh Hingga Tewas

Anggota ISIS Keroyok Dokter di Bangladesh Hingga Tewas

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 13:33 WIB

Terkini

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:37 WIB

Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP

Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:32 WIB

Hasan Nasbi Buka Alasan Prabowo Terbitkan Perpres Perlindungan Jaksa

Hasan Nasbi Buka Alasan Prabowo Terbitkan Perpres Perlindungan Jaksa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:30 WIB

Jung Hae In Berpeluang Bintangi Lucky Seoul, Drakor Terbaru dari tvN

Jung Hae In Berpeluang Bintangi Lucky Seoul, Drakor Terbaru dari tvN

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:30 WIB

Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Serum? Ini 6 Rekomendasi Serum Terbaik

Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Serum? Ini 6 Rekomendasi Serum Terbaik

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:25 WIB

Santri Korban Pembakaran Mulai Menulis Tapi Malu Masuk Sekolah

Santri Korban Pembakaran Mulai Menulis Tapi Malu Masuk Sekolah

Bali | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:24 WIB

Status Tersangka Tak Gugur! Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Usut Skandal Korupsi Febrie

Status Tersangka Tak Gugur! Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Usut Skandal Korupsi Febrie

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:22 WIB

Sleeping with the Enemy: Chemistry Panas Cinta Laura dan Randy Martin, Tayang di WeTV

Sleeping with the Enemy: Chemistry Panas Cinta Laura dan Randy Martin, Tayang di WeTV

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:22 WIB

Kasus Kiai Ashari di Persimpangan, Kendala Bukti Hambat Pengusutan Dugaan Pencabulan 50 Santri

Kasus Kiai Ashari di Persimpangan, Kendala Bukti Hambat Pengusutan Dugaan Pencabulan 50 Santri

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:20 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Masuk Babak Baru, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Penyidikan

Kasus Febrie Adriansyah Masuk Babak Baru, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Penyidikan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:16 WIB

×