Sewa Transjakarta untuk Peserta "Kita Indonesia", Ini Kata Nasdem

Minggu, 04 Desember 2016 | 16:37 WIB
Sewa Transjakarta untuk Peserta "Kita Indonesia", Ini Kata Nasdem
Calon penumpang menaiki bus Transjakarta di halte Tosari, Jakarta, Kamis (15/9) [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua DPD Partai Nasdem Jakarta Pusat, Lathifa Al Anshori, membenarkan pihaknya menyewa sejumlah bus Transjakarta untuk mengantarkan peserta aksi "Kita Indonesia" ke area Car Free Day, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016) pagi.

Lathifa menjelaskan, pihaknya langsung menyewa bus ke salah satu pihak swasta yang juga merupakan operator bus Transjakarta.

"Perusahaan yang menyewakan bus itu adalah perusahaan swasta dan boleh tipe bus itu untuk disewakan. Itu kan APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta), bukan busway," ujar Lathifa saat dihubungi wartawan, Minggu (4/12/2016).

Untuk diketahui, bus yang disewa partai Nasdem berwarna biru dan berlogo Transjakarta. Sedangkan APTB saat ini tidak lagi bekerjasama dengan PT. Transportasi Jakarta, sehingga otomatis bus-bus APTB sudah tidak ada lagi yang menggunakan logo Transjakarta.

Menurut Lathifa, pihaknya tidak tahu kalau bus yang disewa ternyata bus yang biasa beroperasi di jalur-jalur Transjakarta.

"Tim saya hanya menyewa ke pihak swasta. Rupanya itu yang dikirim (bus Transjakarta). Cukup banyak mas yang kami sewa," ujar dia. "Yang jelas kami sudah mengikuti prosedur penyewaan bus-bus ini ke pihak yang punya bus.".

Sebelumnya, PT. Transportasi Jakarta telah menerima laporan dari masyarakat bahwa salah satu operator bus Transjakarta memanfaatkan bus dengan logo Transjakarta di luar rencana operasional.

"Dari foto dan laporan masyarakat ada bus operator tertentu yang gunakan bus dengan logo Transjakarta di luar rencana operasional. Dari pelapor belum diketahui apakah bus dipasangkan atribut partai tertentu," kata Direktur Utama PT. Transjakarta, Budi Kaliwono, melalui pesan tertulisnya.

Dikatakan Budi, pihaknya akan memanggil operator terkait. Setiap bus yang dikontrak Transjakarta atau berlogo Transjakarta, kata dia, hanya boleh digunakan untuk operasional Transjakarta.

Baca Juga: Aksi "Kita Indonesia"

Jika terbukti bersalah, Budi akan memberikan sanksi tegas. Mulai dari denda, sanksi administratif dan yang terberat hingga pemutusan kerja sama kedua belah pihak.

"Kami akan memanggil mereka untuk tahu lebih detail kejadian ini agar bisa mendapatkan informasi yg berimbang" kata Budi.

Menurutnya, Transjakarta sebagai perusahaan pelayanan publik mestinya tidak memihak kepada golongan atau kelompok tertentu.

Budi juga mengingatkan kepada seluruh operator untuk mematuhi aturan bahwa operasional bus hanya untuk melayani pelanggan Transjakarta.

Hal itu sebagai komitmen perusahaan daerah yang bergerak di bidang transportasi publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI