Gagal Pertahankan Gelar di Kejurnas PBSI, Ini Kata Klub Jaya Raya

Rizki Nurmansyah

Sabtu, 10 Desember 2016 | 20:29 WIB
Gagal Pertahankan Gelar di Kejurnas PBSI, Ini Kata Klub Jaya Raya
Tim Djarum Kudus menjuarai Kejurnas Beregu Campuran PBSI 2016, Sabtu (10/12/2016) [Humas PBSI]

Suara.com - Jaya Raya Jakarta gagal pertahankan gelar juara beregu campuran Kejuaraan Nasional PBSI 2016. Unggulan kedua ini takluk dari Djarum Kudus yang diunggulkan di tempat pertama, dengan skor 0-3, Sabtu (10/12/2016).

Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto mengawali kemenangan Djarum usai menundukkan pasangan Alfian Eko Prasetya/Greysia Polii dengan skor 21-13, 21-15 di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah. 

Di partai kedua, tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa menundukkan Krisna Adi Nugraha juga dengan dua game langsung, 22-20, 21-14.

Kemenangan Djarum ditentukan lewat pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan menundukkan Hendra Setiawan/Angga Pratama dengan skor 21-19, 21-15.

Menanggapi kegagalan ini, Manajer Tim Jaya Raya Jakarta, Imelda Wiguna, mengatakan tim Djarum Kudus memang di atas kertas lebih unggul dengan kekuatan pemain yang merata.

"Pada kenyataannya, Djarum Kudus kali ini materi pemainnya bagus banget. Kami tim Jaya Raya dari dulu memang masih lemah di tunggal putra. Namun melihat Krisna main seperti tadi, kami merasa dia ada kemajuan," ucap Imelda.

"Semoga dua tahun ke depan ada klub-klub lain yang lebih bagus dari Jaya Raya dan Djarum. Untuk regenerasi, kita memang mesti kerja keras, bukan cuma untuk Jaya Raya saja, tetapi juga untuk Indonesia. Sebetulnya banyak bibit-bibit di Indonesia, tetapi bagaimana penanganan mereka," lanjut legenda bulutangkis nasional ini.



Imelda mengakui klubnya sedikit terlambat dalam program perekrutan pemain sejak beberapa tahun silam. Namun dia dan timnya sudah punya program andalan demi menggenjot roda regenerasi.

"Kalau kendala tim Jaya Raya ada di regenerasinya, kami ketinggalan di perekrutan pemain. Sedangkan Djarum melakukan audisi hampir di seluruh Indonesia, jadi kami nggak kebagian, ha ha ha," ujar Imelda.

"Akan tetapi, dalam dua tahun ini kami punya program dan gebrakan baru yang tidak sama dengan klub lain. Tentu hasilnya tidak bisa cepat, butuh waktu. Di Sirkuit Nasional 2016 kami sudah tiga kali menjadi juara umum, sebetulnya sudah kelihatan peningkatan di pemain-pemain muda," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duel Ideal antara Djarum Vs Jaya Raya Warnai Final Kejurnas PBSI

Duel Ideal antara Djarum Vs Jaya Raya Warnai Final Kejurnas PBSI

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 21:32 WIB

Djarum Vs Mutiara: Duel Perebutan Juara Grup

Djarum Vs Mutiara: Duel Perebutan Juara Grup

News | Kamis, 08 Desember 2016 | 17:07 WIB

Greysia/Nitya Mundur dari Turnamen BWF Finals, Ini Alasannya

Greysia/Nitya Mundur dari Turnamen BWF Finals, Ini Alasannya

News | Kamis, 08 Desember 2016 | 13:30 WIB

Disimpan di Laga Pertama, Djarum Turunkan Owi/Butet Hadapi Exist

Disimpan di Laga Pertama, Djarum Turunkan Owi/Butet Hadapi Exist

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 14:55 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB