Berharap Sensasi Alkohol, 25 Orang Tewas Minum Minyak Mandi

Suwarjono | Suara.com

Senin, 19 Desember 2016 | 19:38 WIB
Berharap Sensasi Alkohol, 25 Orang Tewas Minum Minyak Mandi
Ilustrasi minuman keras (Shutterstock)

Suara.com - Sedikitnya 25 orang di kota Irkutsk, Siberia, meninggal dunia setelah meminum minyak mandi, dengan harapan itu akan memberi mereka sensasi yang sama seperti alkohol, kata penyidik Rusia, Senin.

Penggunaan alkohol palsu atau penggantinya tersebar luas di wilayah Rusia, di mana kelesuan ekonomi yang berlangsung selama dua tahun telah mendorong lebih banyak orang di bawah garis kemiskinan melakukan hal tersebut. Meski demikian korban tewas akibat insiden terbaru ini luar biasa tinggi.

Para penyidik di kota berpenduduk sekitar enam ribu orang yang berjarak 4.184,29 kilometer dari Moskow, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka telah menahan dua orang yang diduga mendistribusikan minyak mandi tersebut.

Produk itu sendiri memiliki peringatan pada labelnya yang menyatakan barang tersebut tidak untuk ditelan, tapi penyidik mengatakan orang telah mengabaikan itu dan mengkonsumsinya seperti alkohol.

Minyak mandi itu sendiri mengandung spiritus, kata mereka.

Tidak jelas apakah mereka menjual produk itu dengan memasarkannya sebagai pengganti yang murah bagi minuman beralkohol seperti vodka.

"42 orang telah dirawat di berbagai lembaga medis dan 25 di antaranya meninggal dunia. Penyidik dan polisi saat ini sedang melakukan pencarian di pasar untuk mengetahui di mana cairan itu pertama kali diperoleh. Lebih dari 100 titik penjualan telah diidentifikasi," kata penyidik dalam pernyataannya.

Terkait jumlah korban, kantor berita Interfax mengatakan korban tewas telah bertambah menjadi 33 yang merevisi pernyataan awal.

Perdana Menteri Dmitry Medvedev mengatakan dalam sebuah pertemuan pemerintah, bahwa ia akan bertindak untuk melarang produk yang dapat menyebabkan begitu banyak kematian dan mengatakan hukum pidana Rusia sedang diubah untuk menguatkan hukuman bagi orang-orang yang tertangkap menjual barang tersebut.

Penyidik yang menyebut mereka telah membuka kasus pidana peracunan, mengatakan mereka telah menyita lebih dari 2.000 liter minuman keras.

Jaksa setempat, Stanislav Zubovsky, mengatakan pihak kepolisian terus memeriksa daerah pemukiman dan dia menyebut "jumlah (kematian) akan meningkat seiring perkembangan waktu". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi dan FPI Kompak Razia Minuman Keras di Cikarang

Polisi dan FPI Kompak Razia Minuman Keras di Cikarang

News | Minggu, 11 September 2016 | 16:56 WIB

Bekas Kepala Desa Ditangkap karena Pasok Minuman Keras

Bekas Kepala Desa Ditangkap karena Pasok Minuman Keras

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 00:36 WIB

Jelang Puasa, Ansor Mamuju Desak Polisi Sita Miras Ilegal

Jelang Puasa, Ansor Mamuju Desak Polisi Sita Miras Ilegal

News | Rabu, 25 Mei 2016 | 06:57 WIB

Ahok Tak Larang Miras, Cuma Membatasi

Ahok Tak Larang Miras, Cuma Membatasi

News | Senin, 23 Mei 2016 | 12:00 WIB

Di Bawah Pengaruh Miras, Lima Remaja Perkosa Ibu Rumah Tangga

Di Bawah Pengaruh Miras, Lima Remaja Perkosa Ibu Rumah Tangga

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 01:11 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB