Polisi Akan Tilang Kendaraan Pakai Klakson Telolet, Ini Alasannya

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 22 Desember 2016 | 12:26 WIB
Polisi Akan Tilang Kendaraan Pakai Klakson Telolet, Ini Alasannya
Ilustrasi razia angkutan umum oleh petugas kepolisian. [Antara]

Suara.com - Pihak kepolisian ternyata sangat serius menanggapi fenomena suara klakson kendaraan telolet yang saat ini tengah menjadi viral di media sosial.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto mengatakan, pihaknya akan memberikan penindakan tilang bagi kendaraan yang kedapatan telah memodifikasi suara klakson. Sebab menurutnya, apabila mengacu kepada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, setiap pengemudi kendaraan bermotor tidak boleh memasang peralatan yang dapat mengganggu keselamatan lalu lintas.

"Prinsipnya, kalau penegakan hukum itu kan bisa bersifat represif justicial atau represif non-justicial. Bisa dilakukan teguran, bisa juga dilakukan suatu penegakan hukum. Karena dalam Permen itu ada pengaturan suara-suara (klakson). Tingkat kebisingan (klakson) tidak boleh melampaui batas yang telah ditetapkan. Jadi kalau kira-kira membahayakan, bisa ditilang," kata Budiyanto, ketika dikonfirmasi, Kamis (22/12/2016).

Budiyanto mengatakan bahwa pengendara harus bisa tertib ketika mengendarai kendaraannya di jalan raya. Menurutnya pula, suara bising yang keluar dari klakson telolet dianggap bisa mengganggu konsentrasi pengendara lain dan mengakibatkan kecelakaan.

"Prinsipnya, orang yang mengemudikan kendaraan bermotor itu harus tertib dan wajar. Wajar dalam artian harus berkonsentrasi, tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan lain yang dapat mengganggu konsentrasi. Karena konsentrasi berkurang bisa mempengaruhi kecelakaan-kecelakaan lalu lintas," paparnya.

Selain bisa ditilang, Budiyanto mengatakan bahwa petugas juga bisa mencopot klakson yang dimodifikasi. Menurut dia, langkah pencopotan bisa dilakukan karena memang suara klakson telolet di kendaraan umum maupun kendaraan pribadi itu tidak sesuai dengan standar pabrik.

"Ya, bisa saja (dicopot). Seperti dulu ada kendaraan warga yang pakai sirine, kita tilang dan kita copot juga. Jadi klakson telolet itu bisa kita tilang juga, sekaligus kita minta copot," katanya.

Budiyanto menyampaikan, hanya kendaraan-kendaraan tertentu yang diperbolehkan memasang klakson dengan suara keras, seperti klakson dari sirene mobil polisi, ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

"Ya, memang sama. Itu seperti sirene, tidak boleh semua kendaraan memakai itu. Hanya kendaraan-kendaraan tertentu seperti kendaraan polisi, TNI, ambulans, damkar dan sebagainya (yang boleh)," kata dia.

Lebih lanjut, Budiyanto mengimbau agar masyarakat tidak memasang atau memodifikasi klakson di kendaraannya dengan suara-suara yang bisa mengganggu konsentrasi pengendara lain.

"Ya, kita imbaulah kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor, gunakanlah peralatan sesuai dengan standar. Karena kendaraan yang sudah standar itu, peralatannya yang dipasang di kendaraan bermotor sudah melalui pengkajian yang mendalam. Aspek keamanan dan keselamatannya sudah diperhitungkan," pungkas Budiyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Latah "Om Telolet Om", Sulli Eks f(x) Pamer Kulit Mulus

Latah "Om Telolet Om", Sulli Eks f(x) Pamer Kulit Mulus

Entertainment | Kamis, 22 Desember 2016 | 07:01 WIB

Selain FireBeatz, DJ Terkenal Ini Juga Buat Remix Telolet

Selain FireBeatz, DJ Terkenal Ini Juga Buat Remix Telolet

Entertainment | Rabu, 21 Desember 2016 | 21:04 WIB

Menhub Minta Operator Bus Tak Ikut Arus "Om Telolet Om"

Menhub Minta Operator Bus Tak Ikut Arus "Om Telolet Om"

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 20:48 WIB

Begini Sejarah Telolet Hingga Bisa Mendunia

Begini Sejarah Telolet Hingga Bisa Mendunia

Video | Rabu, 21 Desember 2016 | 20:42 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×