Array

Dorr! Anak Polisi Tertembak Pistol Ayahnya

Senin, 26 Desember 2016 | 13:55 WIB
Dorr! Anak Polisi Tertembak Pistol Ayahnya
Ilustrasi pistol/senjata api. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak polisi bernama Muhammad Alif (14) meninggal dunia di RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Alif tertembak pistol ayahnya, Aiptu Tengku yang bertugas sebagai Kepala SPK C di Polres Jeneponto.

"Akibat kelalaian bersangkutan dalam penggunaan senjata apo, bapak korban dikenakan sanksi disiplin yang membuat anaknya tewas tertembak sendiri pistol bapaknya," kata Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto saat dikonfirmasi, Senin (26/12/2016).

Tengku sedang menjalani proses pemeriksaan karena dianggap lalai dalam menjaga senjata api. Sehingga mengakibatkan terjadi insiden anaknya meninggal dunia. Aiptu Tengku kini ditempatkan di ruangan khusus karena keadaan masih shock.

Kendati ada kesalahan yang dilakukan anggotanya, Hery menyayangkan hal itu sampai terjadi. Pihak penyidik masih terus melakukan pendalaman pada kasus kecelakan tanpa disengaja ini. Setelah pemeriksaan rampung, dirinya akan mengambil keputusan sesuai bobot kesalahannya.

Alif merupakan anak ketiga dari Aiptu Tengku, saat itu pada Minggu (25/12) sekitar pukul 19.30 WITA, Alif masuk ke kamar ayahnya yang saat itu baru saja meninggalkan rumah sekitar pukul 18.45 WITA menuju kantor untuk melaksanakan tugas piket penjagaan.

Namun saat berangkat Tengku lupa membawa pistolnya miliknya jenis revolver, sebelumnya ditaruh di atas lemari kamarnya. Alif pun melihat pistol tersebut lalu membawa ke ruang tamu untuk memainkannya.

Saat dimain-mainkan pistol tersebut meletus dan mengenai dada kiri korban tembus ke belakang punggung dan peluru terpantul mengenai kaca jendela sehingga pecah. Lokasi kejadian terletak di Kampung Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Mendengar adanya letusan dan suara pecahan kaca, ibu korban dan pihak keluarga langsung menuju ruang tamu dan menemukan anaknya sudah tergeletak di ubin dengan berlumuran darah, karena tidak ada mobil yang siap dengan keadaan darurat, korban segera dilarikan ke rumah sakit setempat mengunakan motor, namun nyawa anaknya tidak tertolong saat tiba di rumah sakit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI