Rikwanto Janji akan Proses Pencakaran Polisi oleh Staf MA

Madinah | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2016 | 14:59 WIB
Rikwanto Janji akan Proses Pencakaran Polisi oleh Staf MA
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Rikwanto [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Rikwanto ‎menyayangkan sikap salah satu staf Mahkamah Agung, Dora Natalia Singarimbun alias DNS yang mengamuk saat ditilang petugas polisi.

"Sangat disayangkan hal itu terjadi karena tidak sepatutnya masyarakat melanggar lalu lintas bereaksi seperti itu. Hal itu seolah menggambarkan perilaku masyarakat di lapangan," kata Rikwanto di sela-sela rapat koordinasi wilayah Kompolnas di hotel Discovery, Taman Jaya Ancok, Jakarta Utara, Rabu (14/12/2016).

Terkait perlakuan DNS, lanjut Rikwanto, petugas Sutisna telah melapor ke Polres Jakarta Timur. Menurut dia, DNS telah melawan aparat yang sedang melakukan tugasnya yang diatur oleh undang-undang.

"‎Sutisna ini sudah melaporkan hal ini (pencakaran), karena ini bukan hanya masalah pribadi, tetapi haknya sebagai petugas. Karena kan mereka diberi kewenangan dan kewibawaannya yang harus dijunjung dan harus dihargai masyarakat," ujar dia.

Berdasarkan alat-alat bukti seperti rekaman video, lanjut Rikwanto, kuat diduga DNS melanggar hukum. Maka dari itu kasus ini akan diproses.

"‎Jadi dia (DNS) harus menanggung akibatnya, karena itu (perlakuan terhadap petugas) tidak pantas," tutur dia.

Rikwanto juga mengapresiasi sikap Aiptu Sutisna‎ yang sabar menghadapi kemarahan DNS. Di video yang beredar, Aiptu Sutisna terlihat sabar meski bajunya ditarik DNS.

"‎Kami apresiasi putugas polisi yang bertugas itu. Dia cukup sabar, bisa saja petugas yang lain berbeda (tidak sabar) dalam menangani warga yang melawan petugas saat ditindak karena melanggar lalu lintas," kata dia.

Sebelumnya, Selasa (13/12) video DNS yang mengamuk kepada petugas polisi ini menjadi viral di media sosial. DNS melanggar lalu lintas yang memasuki jalur Trans Jakarta namun tak terima ditilang. Dia terlihat berbicara dengan nada tinggi dan memaki serta bersikap kasar dengan menyerang petugas.

Bahkan, wanita itu sempat menarik-narik baju Aiptu Sutisna. Kejadian itu pun sempat membuat macet lajur lalu lintas karena posisi mobil DNS berada di tengah jalan. Para pengendara terlihat tak henti mengklakson, namun tak ada yang berusaha melerai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dicakar Perempuan Berjilbab, Polisi Ini Raih Penghargaan Kapolda

Dicakar Perempuan Berjilbab, Polisi Ini Raih Penghargaan Kapolda

News | Rabu, 14 Desember 2016 | 14:09 WIB

Waspada! Aksi Teror 'Merajalela' Jelang Hari Besar

Waspada! Aksi Teror 'Merajalela' Jelang Hari Besar

News | Jum'at, 18 November 2016 | 01:55 WIB

Polisi Tangkap 6 Orang Diduga Terkait ISIS

Polisi Tangkap 6 Orang Diduga Terkait ISIS

News | Sabtu, 27 Desember 2014 | 10:45 WIB

UGB Resmi Jadi Tersangka

UGB Resmi Jadi Tersangka

Entertainment | Selasa, 29 April 2014 | 12:13 WIB

Terkini

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Rori di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Rori di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:44 WIB

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB

SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air

SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:24 WIB

Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya

Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:24 WIB

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:22 WIB

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:19 WIB

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:17 WIB