Ini Curhatan Pedagang Terompet Jelang Tahun Baru 2017

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 27 Desember 2016 | 15:46 WIB
Ini Curhatan Pedagang Terompet Jelang Tahun Baru 2017
Andri, pedagang terompet musiman yang mangkal di Jalan Asemka, Jakarta Barat. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Pergantian tahun kerap diramaikan dengan sahutan bunyi terompet. Momen ini tentu saja dimanfaatkan para pedagang terompet dadakan yang melihatnya sebagai peluang untuk mengais rejeki.

Jika Anda bermukim di Jakarta, maka kawasan Asemka di Kota Tua bisa menjadi tempat terbaik bagi Anda mencari pernak pernik untuk meramaikan tahun baru. Di sisi kanan dan kiri jalan, akan dengan mudah didapati deretan terompet dengan ragam bentuk dan warna.

Acapkali pasar dadakan ini membuat jalanan macet, karena pengemudi kendaraan berebut jalan dengan pejalan kaki yang tengah menghampiri dagangan di tepi jalan.

Di salah satu sudut trotoar, Andri, pedagang terompet dadakan tengah menunggu pembeli menghampiri dagangannya. Terik panas yang terasa menggigit tak mematahkan semangatnya mencari rejeki hari ini.

Lelaki asal Cirebon ini mengakui bahwa pendapatannya tahun ini tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Namun ia tetap bersyukur karena pemasukannya sebagai pedagang terompet dadakan jauh lebih tinggi dibandingkan profesinya sehari-hari sebagai penjaja balon dan mainan keliling.

"Tahun ini agak menurun. Biasanya tanggal-tanggal segini sudah mulai ramai. Pesenan hotel biasanya banyak, tapi sekarang belum ada," keluh Andri ketika ditemui Suara.com di kawasan Pasar Asemka, Kota Tua, Jakarta Barat, Selasa (27/12/2016).



Selain pendapatan yang menurun, persaingan antar pedagang terompet yang banyak ditemukan di Kawasan Asemka juga menggerus pendapatan Andri. Belum lagi terpaan terompet plastik impor yang kini menjadi tren.

Tapi setidaknya Andri bersyukur bahwa terompet kertas yang dijajakannya masih lebih murah dibandingkan terompet plastik buatan pabrik. Untuk satu terompet, ia menjualnya seharga Rp 5 ribu atau Rp 50 ribu untuk satu lusinnya.

"Terompet kertas lebih murah modalnya, harga jual juga lebih murah jadi kejangkau buat anak-anak," ujar dia.

Selain terompet kertas, Andri juga menjajakan terompet Naga dan Ayam yang permukaannya terbuat dari spon. Alat tiupnya sendiri juga menggunakan material atom sehingga bunyi yang dihasilkan lebih nyaring ketimbang terompet kertas.

Untuk jenis terompet ini, Andri menjajakannya sebesar Rp 30 ribu untuk satu terompet dan Rp 170 ribu untuk satu lusin terompet. Ia mengatakan, terompet yang dijualnya berasal dari industri rumahan di Cengkareng atau Cirebon.
Pada saat ramai, Andri bisa menjual sekitar 100 lusin saat akhir tahun seperti ini. Biasanya ia akan berkeliling saat malam tahun baru di sekitaran Museum Fatahillah untuk menghabiskan dagangannya.

"Ya semoga nggak hujan aja pas tahun baru, kalau hujan pendapatan kita sepi. Apalagi untuk yang terompet kertas, bisa cepat rusak kalau kena air," ujar Andri berharap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah HIV dan TBC Bisa Ditularkan Lewat Ujung Terompet?

Benarkah HIV dan TBC Bisa Ditularkan Lewat Ujung Terompet?

Health | Kamis, 31 Desember 2015 | 20:30 WIB

Perajin Terompet Tahun Baru

Perajin Terompet Tahun Baru

Foto | Sabtu, 26 Desember 2015 | 17:59 WIB

Pedagang Terompet Musiman Sepi Pembeli

Pedagang Terompet Musiman Sepi Pembeli

News | Rabu, 31 Desember 2014 | 18:41 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB