Tiba di Jakarta, Ius Pane Diminta Tunjukkan Sejumlah Lokasi Ini

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 01 Januari 2017 | 16:53 WIB
Tiba di Jakarta, Ius Pane Diminta Tunjukkan Sejumlah Lokasi Ini
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan saat jumpa pers penangkapan Iyus Pane (belakang berbaju abu-abu) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/1/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Setelah tiba di Jakarta, Ridwan Sitorus alias Ius Pane, langsung dibawa ke lokasi tempat para pelaku merancang aksi jahatnya. Ius merupakan salah satu tersangka pelaku perampokan dan pembunuhan sadis di rumah mewah milik Dodi Triono (59), di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Setelah ini kami lakukan pengembangan, yang bersangkutan akan kita bawa ke tempat di mana, yang pertama (menunjukkan) mobil yang dipakai untuk alat melakukan kejahatan tersebut. Kedua adalah (lokasi) senjata (api), yang ketiga parang atau senjata tajam," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan, saat menggelar konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).

Diberitakan sebelumnya, sebelum ditangkap, Ius sempat buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Hingga akhirnya tadi pagi, Ius berhasil ditangkap di Pool Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara. Dia dibekuk tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok.

Masih menurut Kapolda, selain itu polisi juga akan meminta Ius untuk menunjukkan di mana lokasi menyimpan barang-barang kejahatannya yang masih tersisa.

"Berikutnya (kita minta menunjukkan) barang yang tersisa, yang sudah diambil, yang mungkin sudah dibagi-bagi," kata Kapolda Metro.

Sebelum menangkap Ius, polisi diketahui terlebih dahulu telah menangkap tiga pelaku, di mana satu di antaranya telah meninggal dunia setelah tertembak. Mereka adalah Ramlan Butarbutar (tewas), serta Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga. Pelaku sebelumnya menyekap 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, hingga menewaskan enam korban sementara lima korban lainnya selamat.

Setelah seluruh pelaku berhasil ditangkap, dalam waktu dekat Polda Metro Jaya, menurut Iriawan pula, akan merilis kasus ini secara jelas dan lengkap. Adapun motif kasus tersebut sejauh ini adalah perampokan.

"Kemudian kami rencana akan merilis secara lengkap peristiwa tersebut hingga lurus, karena ini murni perampokan," jelas Kapolda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Tampang Ius Pane, Pembunuh Pulomas

Inilah Tampang Ius Pane, Pembunuh Pulomas

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 14:00 WIB

Ius Pane Pembunuh Pulomas Tiba di Halim Perdanakusuma

Ius Pane Pembunuh Pulomas Tiba di Halim Perdanakusuma

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 13:55 WIB

Pemerintah Tanggung Biaya RS Keluarga Dodi Triono

Pemerintah Tanggung Biaya RS Keluarga Dodi Triono

News | Sabtu, 31 Desember 2016 | 16:47 WIB

Kunjungi Zanette, Mensos Khofifah Bawakan Rendang

Kunjungi Zanette, Mensos Khofifah Bawakan Rendang

News | Sabtu, 31 Desember 2016 | 12:31 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×