Polisi Persilakan Pengendara Gunakan Jalur Transjakarta

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 03 Januari 2017 | 08:19 WIB
Polisi Persilakan Pengendara Gunakan Jalur Transjakarta
Pedemo sidang Ahok mulai geruduk ke Auditorium Kementan, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas, terkait adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan dua kelompok massa berbeda di sidang lanjutan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakar Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi akan menggunakan satu lajur bagi pengendara yang ingin melintas di depan Auditorium Kementan.

"Arus lalu lintas kita melihat situasi di jalan, saat ini ramai lancar, ada 3 lajur di depan Kementerian ini sementara kita gunakan satu lajur, satu lajur lainnya bisa digunakan masyarakat," kata Argo di Auditorium Kementan, Selasa (3/1/2017).

Menurutnya, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menerapkan rekayasa lalin supaya pengendara bisa menggunakan jalur bus TransJakarta untuk melintas. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan terkait adanya aksi unjuk rasa di sidang Ahok.

"Karena penambahan arus nanti kita akan menggunakan jalur Busway. Kita sudah koordinasi dengan Dishub provinsi, nanti Busway kita arahkan," terang dia.

Lebih lanjut, Mantan Kabid Polda Jawa Timut itu mengatakan, kemungkinan nantinya kepolisian akan menutup jalan yang menuju Auditorium Kementan apabila ada penumpukan kendaraan di kawasan tersebut.

"Nanti, kita lihat melihat dinamika perkembangan di masyarakat, kalau misal nanti pengguna jalan penuh kita akan gunakan pengalihan maupun buka tutup," kata dia.

Menurut pantuan suara.com, massa pro dan anti Ahok telah berdatangan untuk melakukan demonstrasi di depan Auditorium Kementan sejak tadi pagi. Sebanyak 2.500 personel gabungan juga sudah disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut selama persidangan Ahok.

Rencananya, sidang yang akan dipimpin ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto digelar pada pukul 09.00 WIB. Agenda sidang keempat ini adalah pemeriksaan saksi-saksi dari jaksa penuntut umum.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Massa Pro dan Kontra Ahok Mulai 'Beraksi' Padati Tempat Sidang

Massa Pro dan Kontra Ahok Mulai 'Beraksi' Padati Tempat Sidang

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 08:06 WIB

Ini Nama-nama Saksi Sidang Ahok yang Dihadirkan JPU

Ini Nama-nama Saksi Sidang Ahok yang Dihadirkan JPU

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 07:28 WIB

Jelang Sidang Ahok, Begini Pengamanan Auditorium Kementan

Jelang Sidang Ahok, Begini Pengamanan Auditorium Kementan

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 06:40 WIB

Sidang Ahok di 'Lokasi Baru', Meski Lebih Besar Tetap Terbatas

Sidang Ahok di 'Lokasi Baru', Meski Lebih Besar Tetap Terbatas

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 06:33 WIB

Kapasitas Ruang Sidang Kementan Kasus Ahok Muat 100 Orang

Kapasitas Ruang Sidang Kementan Kasus Ahok Muat 100 Orang

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 06:10 WIB

Terkini

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB