Warga Minta Digratiskan Sewa Rusun ke Anies Baswedan

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 04 Januari 2017 | 15:21 WIB
Warga Minta Digratiskan Sewa Rusun ke Anies Baswedan
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemukan beberapa spanduk peraga kampanye dirusak, di Jakarta Selatan, Rabu (4/1/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima keluhan di rumah susun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Rabu (4/1/2017). Warga mengeluh menerima surat peringatakan karena menunggak.

Anies mengenakan baju kemeja lengan panjang berwarna biru. Kedatangannya ke rumah susun tersebut disambut oleh penghuni dengan antusias.

Di lantai dua rusun itu, Anies terlihat menjadi rebutan ibu-ibu yang ingin berfoto dan sekedar bersalaman bersama pasangan Sandiaga Uno itu.

Warji (49), ketua Rt 02 Rw 09, mengadu kepada Anies selalu mendapat surat peringatan dari pihak pengelola rusun karena nunggak bayar sewa. Selembar surat peringatan ditunjukkan kepada Anies.

"Ini pak, saya titipkan kepada pak Anies. Ini surat peringatan untuk saya karena nunggak bayar sewa. Saya sudah tidak mampu bayar pak," kata Warji kepada Anies.

Cagub nomor urut tiga itu kemudian menerima surat yang diberikan Warji. Ia berjanji akan menyampaikan surat itu kepada pihak Pemprov DKI Jakarta sekaligus menyampaikan pesan lisan dari Warji.

"Jadi ini disampaikan kepada pak Ahok (Basuki Tjahja Purnama)? Pesannya apa pak?" tanya Anies.

Warji kemudian berpesan bahwa dia sudah tidak sanggup membayar sewa. Ia meminta supaya keluarga yang tidak mampu agar digratiskan tinggal di rusun.

"Jadi bapak sudah nunggak 7 bulan ya pak. Jadi saya dititipkan untuk sampaikan surat. Namanya Pos Anies. Baik pak, akan saya sampaikan pesan bapak ini," kata Anies.

Menurut Warji, setiap unit di rusun itu berukuran 5×6. Per unit disewakan Rp300 ribu atau bisa dibayar per hari Rp15 ribu.

"Itu belum termasuk air dan listrik pak. Kalau itu tergantung pemakaian pak. Tolong disampaikan ya pak," kata Warji.

Sebelumnya, Warji mengklaim tinggal di Kampung Pulo. Di saa dia tinggal selama 30 tahun. Di sana, ia memiliki sebuah rumah dan beberapa kandang ayam yang menjadi usahanya. Namun, kini semua miliknya itu sudah tidak ada lagi setelah rumahnya diratakan dengan tanah, alias digusur.

"Sekarang kami pindah ke rusun ini pak. Kami di sini bayar. Kami sewa Rp300 ribu setiap bulannya. Belum listrik, belum air," kata Warji.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ishak (61). Ia mengaku juga kehilangan rumahnya di Kampung Pulo dan saat ini menjadi salahsatu penghuni Rusunawa itu. Ia mengatakan, sebelum kampungnya itu digusur, pihak Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan gubernur DKI Joko Widodo, berjanji akan membayar ganti rugi atas kerugian yang dialami warga.

"Gubernur Pak Jokowi dulu datang. Dia sampaikan akan ada normalisasi sungai Ciliwung. Dan waktu itu sampai empat kali datang ke Kampung Pulo," kata Ishak.

Saat itu Jokowi janji berkata kepada bawahannya bersosialisasi agar jangan sampai warga Kampung Pulo mengalami kerugian atas penertiban itu.

"Tindak lanjut dari kunjungan pak Jokowi itu, berapa bulan kemudian diadakan lagi sosilisasi mengenanai normalisasi di Jatinegara. Isi dari sosialiasi itu, warga Kampung Pulo dapat ganti rugi. Semua termasuk pohon, pagar, rumah, tanah," tutur Ishak.

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi itu, kata Ishak, pihak Pemprov datang lagi untuk melaksanakan pendataan serta pengukuran bidang tanah, bangunan.

"Itu bagian dari urutan untuk ganti rugi dan seharusnya habis pengukuran akan dimusyawarahkan nilai ganti rugi oleh tim dari Pemprov," kata Ishak.

Namun, harapan tinggallah harapan, kata Ishak, pihak Pemprov datang lagi ke kampung itu, bukan untuk menentukan nilai ganti rugi. Tapi untuk memberitahu bahwa semua warga yang rumahnya sudah digusur tidak akan mendapat ganti rugi.

"Kami tidak dapat ganti rugi. Kami sewa di sini. Paling tidak satu bulan kami harus sediakan Rp700 ribu. Hampir semua yang tinggal disini mengeluh karena tidak mampu. Rata-rata sudah kehilangan kerja," kata Ishak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peraga Kampanye Dirusak, Anies: Ini Ciderai Kampanye Sejuk

Peraga Kampanye Dirusak, Anies: Ini Ciderai Kampanye Sejuk

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 11:02 WIB

Muncul Akun Medsos Palsu Anies-Sandi Berisi Adu Domba

Muncul Akun Medsos Palsu Anies-Sandi Berisi Adu Domba

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 05:23 WIB

Anies Diserang Opini Negatif, Masyarakat Diajak Berpikir Terbuka

Anies Diserang Opini Negatif, Masyarakat Diajak Berpikir Terbuka

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 05:17 WIB

Aliansi Madura di Jakarta Dukung Anies

Aliansi Madura di Jakarta Dukung Anies

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 20:31 WIB

Pasar Panas, Sandiaga Tuding Pengelola Tak Pahami Pedagang

Pasar Panas, Sandiaga Tuding Pengelola Tak Pahami Pedagang

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 20:01 WIB

Janji Anies tentang Pendidikan Kalau Nanti Jadi Gubernur

Janji Anies tentang Pendidikan Kalau Nanti Jadi Gubernur

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 19:21 WIB

Anies Nilai Demo Anti Ahok 212 Contoh Nyata Persatuan Indonesia

Anies Nilai Demo Anti Ahok 212 Contoh Nyata Persatuan Indonesia

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 16:39 WIB

Tim Anies-Sandiaga Bantah Sebar Meme dan Spanduk Provokatif

Tim Anies-Sandiaga Bantah Sebar Meme dan Spanduk Provokatif

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 11:35 WIB

Warga Puji Anies Datang ke Pemuka Agama

Warga Puji Anies Datang ke Pemuka Agama

News | Senin, 02 Januari 2017 | 20:46 WIB

Anies Baswedan Berduka Kapal Zahro Express Terbakar

Anies Baswedan Berduka Kapal Zahro Express Terbakar

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 22:04 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×