Suara.com - Mahfud MD berhasil bikin netizen tersenyum di tengah pembahasan biaya STNK dan BPKB telah dinaikkan tiga kali lipat oleh pemerintah.
Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, ini langsung mengguyur suasana dengan tawa di saat netizen begitu serius menyalahi pemerintah yang telah menaikkan biaya STNK dan BPKB.
Mahfud seperti ingin mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo menganggap kenaikan Biaya STNK/BPKB terlalu tinggi, sementara Polri dan Kementerian Keuangan mengaku bukan mereka yang menaikkannya.
Karena tak ada yang bertanggun jawab, Mahfud lalu menulis bahwa ini adalah salahnya Habib Rizieq, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).
"Kata Presiden kenaikan biaya STNK/BPKB terlalu tinggi. Polri dan Kemenkeu mengaku bukan pihak yang menetapkannya. Salahnya Habib Riziq. Hahaha," tulis Mahfud.
Setelah itu, Mahfud membalas komentar netizen bernama @Bsuraie yang merasa "terharu" dengan cuitannya.
Mahfud malah menambahkan amunisi dalam guyonannya, lagi-lagi menyinggung Habib Rizieq.
"Mengapa terharu?Bahwa tertawa guyon saja. "Banjir di Bima dan Pamekasan juga bisa menuding salahnya Habib Riziq". Kan enak selesainya," lanjut Mahfud.
Profesor berusia 59 tahun itu lalu meladeni netizen bernama @jeff9762517 yang bertanya bahwa "banyak tanah longsor" juga salahnya Mahfud.
Baca Juga: Kader PDIP Ribut dengan Laskar FPI Bakal Berbuntut Panjang
"Salahnya Habib Riziq juga. Masak ada tanah longsor, nyalahkan saya. Enakan nyalahkan Habib Riziq. Insyaallah ta'alaa beliau ikhlas lahir bathin," katanya.
