Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:31 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Menteri PKP menargetkan pembangunan 2.603 hunian tetap korban bencana di tiga provinsi selesai Mei 2026.
  • Pembangunan dimulai Desember 2025 melibatkan CSR swasta, telah dilakukan *groundbreaking* di Tapanuli Tengah dan Sibolga.
  • Kementerian PKP fokus pada hunian terpusat dengan empat kriteria lokasi aman, hukum, dan dekat ekosistem kehidupan.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menargetkan pembangunan ribuan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat selesai pada Mei 2026 mendatang.

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (27/1/2026).

Pria yang akrab disapa Ara ini mengungkapkan bahwa proses pembangunan telah dimulai sejak akhir tahun lalu dengan melibatkan peran aktif pihak swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

"Jadi saya laporkan di sini, 20 Desember kita sudah mulai membangun hunian tetap ya, dan mohon doanya bisa mungkin 5 bulan ini selesai di masa tanggap darurat, dengan mengombinasikan CSR dari yayasan teman-teman semua sebanyak 2.603 rumah," ujar Ara dalam rapat.

"Semoga bulan Mei mungkin sudah jadi sebagian besar itu, baik di Aceh, Sumatera Barat, maupun Sumatera Utara," lanjutnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan swasta dalam percepatan penanganan pascabencana. Ia mengaku turun langsung ke lapangan untuk memastikan dimulainya proyek-proyek perumahan tersebut.

"Saya datang sendiri untuk groundbreaking itu di Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Utara. Sekarang juga sedang bergerak di Aceh di Tamiang dan sebentar lagi akan di Sumatera Barat," ungkapnya.

Baginya, pembangunan ribuan rumah ini merupakan wujud nyata dari kekuatan gotong royong bangsa yang tidak melulu bergantung pada APBN.

"Saya rasa gerakan gotong royong ini kekuatan bangsa kita ini, yang tidak terukur, karena tidak ada dalam APBN, tapi ada dalam hati kita dan kemauan kita. Menurut saya ini jauh yang kita kembangkan di situ nomor satu," kata dia.

baca juga
Hunian sementara atau huntara bagi penyintas bencana longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara. [Dok. Antara]
Hunian sementara atau huntara bagi penyintas bencana longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara. [Dok. Antara]

Selain menggalang dukungan swasta, Kementerian PKP juga terus berkoordinasi intensif dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Koordinator Satgas terkait pemutakhiran data dan penentuan lokasi relokasi.

Ara menjelaskan bahwa kementeriannya fokus pada pembangunan hunian tetap berskala besar atau berkelompok (relokasi terpusat).

Dalam menentukan lokasi hunian, Kementerian PKP menerapkan empat kriteria ketat guna menjamin keberlangsungan hidup para penyintas.

"Yang pertama secara hukum itu tidak bermasalah. Kedua juga secara teknikal artinya tidak dalam potensi yang banjir atau longsor, aman. Yang ketiga juga jangan jauh dari ekosistem kehidupan karena membangun rumah ini nanti kalau ladangnya sama rumahnya jauh nanti orang nggak mau tinggal Pak. Sekolah anak-anaknya, tempat ibadah, pasar, rumah sakit, itu jadi pertimbangan kami karena ini adalah kehidupan," katanya

Ia menambahkan, hasil survei lapangan yang telah memenuhi kriteria tersebut sudah diserahkan kepada Pemerintah Daerah melalui Mendagri.

"Jadi kita berusaha betul mencari tempat dan mengusulkan kepada teman-teman di Pemda melalui Bapak Tito karena kami menghormati struktur yang sudah dibangun. Jadi kami sudah serahkan ini hasil kerja jajaran PKP di lapangan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:46 WIB

Profil Sari Yuliati: Srikandi Golkar yang Resmi Gantikan Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR RI

Profil Sari Yuliati: Srikandi Golkar yang Resmi Gantikan Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR RI

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:32 WIB

Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:04 WIB

Integritas Dipertanyakan, DPR Klaim Adies Kadir Mampu Jaga Kredibilitas Hakim Konstitusi

Integritas Dipertanyakan, DPR Klaim Adies Kadir Mampu Jaga Kredibilitas Hakim Konstitusi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:52 WIB

Gantikan Adies, Sari Yuliati Ditetapkan Jadi Wakil Ketua DPR RI dari Golkar

Gantikan Adies, Sari Yuliati Ditetapkan Jadi Wakil Ketua DPR RI dari Golkar

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:06 WIB

Terkini

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×