Jembatan Udara Sukseskan Bantuan Kemanusiaan ke Bima

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 08 Januari 2017 | 13:33 WIB
Jembatan Udara Sukseskan Bantuan Kemanusiaan ke Bima
Banjir melanda kota Bima, Nusa Tenggara Barat. [Antara/Didin]

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan terimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan program “Jembatan Udara” untuk membantu korban bencana alam di Bima, Nusa Tenggara Barat. Program “Jembatan Udara” tersebut dimulai pada akhir Desember 2016 hingga awal Januari 2017.

“Kami mengapresiasi dan sangat berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung, baik itu maskapai penerbangan dan para relawan yang ikut membawa logistik dan bantuan lain untuk menolong saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam di Bima,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo dalam keterangan resmi, Jumat (6/ 1/ 2017).

Menurut Suprasetyo, program seperti ini sangat baik dan sangat membantu bagi para  korban bencana alam, ”ini salah satu wujud dari kehadiran negara bagi rakyat Indonesia. Selain itu juga sebagai wujud solidaritas sebagai sesama anak bangsa terhadap saudaranya yang sedang tertimpa musibah bencana alam,” ujarnya lagi.

Terdapat 40 relawan yang telah berhasil diantarkan ke Bima. Setelah melakukan bantuan di Bima, para relawan akan diantarkan pulang menuju Jakarta secara gratis dengan menggunakan pesawat Garuda. Yaitu pesawat ATR 72-600 dari Bima menuju Lombok Praya dan pesawat Boeing B737-800 NG dari Lombok Praya menuju Bandara Soekarno Hatta, Banten.

Pada hari ini, terdapat 21 orang relawan yang diantarkan pulang. Sedangkan pada besok, Sabtu (7/1/2017) akan diantar pulang 13 relawan. Relawan lainnya akan diantar pulang berangsur- angsur hingga tanggal 12 Januari 2017.

Lewat surat no. GARUDA/ JKTDP-20042/16 tertanggal 29 Desember 2016 kepada Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara,  Maryati Karma, Maskapai Garuda telah menyanggupi untuk memberikan bantuan pengangkutan, yaitu pengangkutan logistik dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang  menuju Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima dan pengangkutan relawan dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang. Bantuan pengangkutan tersebut dapat direalisasikan pada periode 29 Desember 2016 sampai dengan 12 Januari 2017.

Hingga hari ini, tercatat total 996 koli (4.270 kg) bantuan logistik dan lainnya dari berbagai organisasi yang diangkut oleh maskapai Garuda Indonesia. Bantuan logistik yang telah diantarkan ke Bima tersebut di antaranya berupa kain sarung, pakaian, obat-obatan, makanan, Al  Quran, alat tulis, alat kebersihan dan pompa air.

Seperti diketahui, wilayah Bima dan Sumbawa dilanda dua kali banjir bandang akibat hujan deras pada 21 dan 23 Desember 2016 lalu. Lima kecamatan di Kota Bima terendam antara 1-2 meter. Banjir bandang mengakibatkan puluhan rumah rusak, dan ratusan  ribu penduduk mengungsi. Banjir juga merusak infrastruktur transportasi seperti jembatan dan jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Alokasikan Rp2,09 Triliun untuk PSO Kereta Api

Kemenhub Alokasikan Rp2,09 Triliun untuk PSO Kereta Api

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:22 WIB

Inilah Rute Kereta Api yang Dihapus untuk Tahun 2017

Inilah Rute Kereta Api yang Dihapus untuk Tahun 2017

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:15 WIB

Dirjen Hubla: Para Nakhoda Kapal Harus Taati Aturan

Dirjen Hubla: Para Nakhoda Kapal Harus Taati Aturan

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:08 WIB

Kemenhub Tambah Trayek Tol Laut dari 6 Jadi 13

Kemenhub Tambah Trayek Tol Laut dari 6 Jadi 13

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 06:06 WIB

Perizinan Online Perlancar Operasional Industri Penerbangan

Perizinan Online Perlancar Operasional Industri Penerbangan

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 06:02 WIB

Dirjen Hubla Inspeksi Penumpang Kapal Pulau Tidung

Dirjen Hubla Inspeksi Penumpang Kapal Pulau Tidung

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 02:00 WIB

Jembatan Darurat Kodo di Bima Sudah Dapat Dilalui

Jembatan Darurat Kodo di Bima Sudah Dapat Dilalui

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 02:00 WIB

Kemenhub Tunjuk Pelaksana Tugas Kepala KSOP Muara Angke

Kemenhub Tunjuk Pelaksana Tugas Kepala KSOP Muara Angke

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 03:00 WIB

Menhub Minta Penjualan Tiket Kapal Dilakukan via Online

Menhub Minta Penjualan Tiket Kapal Dilakukan via Online

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 03:00 WIB

ASDP Siap Koordinasikan Layanan Penyeberangan di Kepulauan Seribu

ASDP Siap Koordinasikan Layanan Penyeberangan di Kepulauan Seribu

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB