Jembatan Darurat Kodo di Bima Sudah Dapat Dilalui

Adhitya Himawan

Kamis, 05 Januari 2017 | 02:00 WIB
Jembatan Darurat Kodo di Bima Sudah Dapat Dilalui
Jembatan Darurat pengganti sementara Jembatan Kodo, Bima, Nusa Tenggara Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Jembatan Darurat yang dipasang untuk menggantikan sementara Jembatan Kodo yang terputus akibat diterjang banjir Bima, Selasa (3/1/2017) sudah dapat dilalui kendaraan umum. Sesuai dengan target, jembatan tersebut telah selesai pembangunannya pada 31 Desember 2016, namun baru bisa dilewati kemarin setelah melalui beberapa tes.

“Selesai tanggal 31 Desember (2016) dan harus kami tes dan ditambah railing dan portal, jadi bisa dilalui setelah proses tersebut," tutur Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nikmatullah saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).

Awalnya pembangunan jembatan darurat tersebut ditargetkan dilaksanakan selama 9 hari, namun dapat diselesaikan 6 hari. Jembatan darurat yang dipasang memiliki lebar 3,50 meter dan panjang 10 meter, sebelumnya jembatan Kodo 1 memiliki panjang 12 meter dan lebar 7 meter. Untuk jembatan permanen akan segera dilakukan di tahun 2017.

“Untuk permanen kita sudah ajukan untuk menggunakan jembatan rangka baja, nantinya akan dilakukan pengadaan menggunakan anggaran sisa lelang 2017,” tambahnya.

Salah satu penyebab Jembatan Kodo 1 terputus adalah menumpuknya sampah di pilar jembatan yang menahan laju air, sehingga kombinasi antara volume air yang besar dan sampah tersebut mendorong dan merusak pilar sampai putus. Jembatan Kodo 1 berada di jalur utama distribusi logistik dari Bima menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui pelabuhan Sape. Putusnya jembatan tersebut mengganggu pasokan logistik ke NTT, terutama memasuki tahun baru kemarin.

Distribusi Hidran Umum

Sementara itu Satuan Kerja (satker) Tanggap Darurat Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR telah menyalurkan sebanyak 38 unit Hidran Umum (HU) yang masing-masing memiliki kapasitas 2000 liter dan 150 jerigen berkapasitas 10 liter untuk membantu kebutuhan air bersih bagi korban banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Bima beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dikatakan Kepala Satker tanggap Darurat Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Abdul Hakam (4/1). Dkatakannya HU dan jerigen air tersebut tersebar di 16 kelurahan di Kabupaten dan Kota Bima.

“Hingga saat ini suplai air bersih telah dioperasikan sebanyak 5 unit Mobil Tangki Air (MTA) yang melayani distribusi HU tersebut,” tambah Hakam.

baca juga

Pemasangan HU di lokasi-lokasi tersebut harus memenuhi kriteria sebagai lokasi yang dapat dipasangi HU. "Berdasarkan hasil diskusi pemilihan lokasi kita ada kriterianya, kriteria pertama adalah berada dijalan besar, kedua sudah bersih, ketiga banyak masyarakat yang membutuhkan dan keempat masih mati lampu," tutur Hakam.

Hal tersebut menjadi prioritas utama lokasi yang dapat ditempatkan HU, sedangkan untuk lokasi yang tidak memenuhi kriteria tersebut pihaknya tetap mendistribusikan air tetapi langsung dikucurkan dari MTA.

Selain MTA dan HU, Kementerian PUPR juga mengirimkan dan mengoperasikan 2 unit Dumptruck, 2 unit IPA Mobile, 2 unit Genset (2x15 kva), dan 20 unit Veltbed. 2 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile, berfungsi untuk mengolah air baku menjadi air siap minum.

"Kita juga datangkan 2 unit IPA mobile kita untuk supply air bersih ke dalam tangki air, karena memang kemampuan PDAM disini agak kecil jadi kita sedang mencari titik kali atau sungai untuk dijadikan sumber air untuk diolah karena IPA ini bisa menghasilkan air siap minum," tambah Hakam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR Pastikan akan Fokus Bangun Madura

Menteri PUPR Pastikan akan Fokus Bangun Madura

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 06:14 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Sementara di Aceh Capai 25,65 Persen

Progres Pembangunan Sekolah Sementara di Aceh Capai 25,65 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 21:51 WIB

Banjir Kembali Merendam Kota Bima

Banjir Kembali Merendam Kota Bima

News | Senin, 02 Januari 2017 | 23:22 WIB

Kementerian PUPR Tambah 40 Hidran Umum untuk Bima

Kementerian PUPR Tambah 40 Hidran Umum untuk Bima

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 03:00 WIB

Bangunan Kelas Sementara di SD Masjid Pidie Jaya Telah Dipakai

Bangunan Kelas Sementara di SD Masjid Pidie Jaya Telah Dipakai

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 02:00 WIB

Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Bandara Juwata di Kaltara

Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Bandara Juwata di Kaltara

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 04:00 WIB

Program Satu Juta Rumah Tahun 2016 Capai 805.169 Unit

Program Satu Juta Rumah Tahun 2016 Capai 805.169 Unit

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 02:00 WIB

Perjanjian Pembiayaan Proyek SPAM Umbulan Telah Diteken

Perjanjian Pembiayaan Proyek SPAM Umbulan Telah Diteken

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 01:00 WIB

Kementerian PUPR dan Jepang Teken Kerjasama di Infrastruktur

Kementerian PUPR dan Jepang Teken Kerjasama di Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 01:00 WIB

Jokowi Resmikan Pengecoran Akhir Atap Rusun Atlet Kemayoran

Jokowi Resmikan Pengecoran Akhir Atap Rusun Atlet Kemayoran

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 18:46 WIB

Terkini

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:29 WIB

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 10:26 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:22 WIB

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

×