8 Binaragawan Indonesia Positif Doping, Ade Rai: Nggak Aneh

Rizki Nurmansyah

Selasa, 10 Januari 2017 | 18:50 WIB
8 Binaragawan Indonesia Positif Doping, Ade Rai: Nggak Aneh
Mantan atlet binaraga nasional yang kini jadi praktisi kebugaran, Ade Rai [Instagram@ade_rai]

Suara.com - Mantan atlet binaraga nasional yang kini jadi praktisi kebugaran, Ade Rai, mengaku tidak aneh dengan kabar doping yang membelit atlet binaraga yang tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat lalu.

Dari 12 atlet PON XIX/2016 yang dinyatakan positif doping berdasarkan pemeriksaan urine di National Dope Testing Laboratory (NDTL), India, delapan di antaranya adalah binaragawan.

"Itu bukan sesuatu yang mengagetkan, karena binaraga memang cabang olahraga yang paling banyak menyalahgunakan obat, bukan cuma di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional," tutur Ade seperti dikutip dari Antara, Selasa (10/1/2017).

Di Indonesia, lanjut pria yang bernama asli I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai itu, mengungkapkan kejuaraan binaraga baik yang diadakan oleh Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) maupun federasi binaraga lain, hampir tidak pernah memberlakukan uji doping pada atlet yang berpartisipasi.

Belum adanya peraturan ketat inilah yang memungkinkan atlet melakukan tindakan yang tidak sportif. Akibatnya, atlet bebas saja menggunakan obat-obat terlarang untuk membentuk ototnya.

"Ini menjadi tugas dan tanggung jawab PABBSI. Setelah adanya atlet positif doping di PON. PABBSI harus mengadakan uji doping di semua turnamen yang diselenggarakannya," ujar pemenang "Musclemania World" tahun 1996 tersebut.

PABBSI, menurut Ade, mesti berani menegakkan aturan demi menghasilkan atlet binaraga yang berprestasi secara jujur dan benar-benar hasil dari kerja keras.

Selain itu, hukuman bagi atlet positif doping diharapkannya juga diperberat, selain mengembalikan medali dan dilarang tampil dalam rentang beberapa tahun, juga diwajibkan memulangkan bonus serta seluruh gaji yang diterima selama persiapan kompetisi.

Adapun pada, Senin (9/1/2017) lalu, Ketua Umum PON dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengumumkan bahwa ada 12 atlet PON XIX/2016 dan dua atlet Peparnas XV/2016 Jawa Barat positif doping berdasarkan hasil pemeriksaan NDTL.

baca juga

setelah dilakukan pemeriksaan urine di National Dope Testing Laboratory, India.

Para atlet tersebut merupakan peraih medali emas, perak dan pemecah rekor nasional. Sebanyak 12 atlet PON yang positif doping berasal dari cabang olahraga binaraga (delapan atlet), berkuda (satu atlet), angkat berat (satu atlet) dan menembak (dua atlet).

Sementara atlet Peparnas positif doping berasal dari cabang olahraga atletik dan tenis meja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soni Sumarsono Diprotes Atlet Jakarta terkait Janji Bonus PON

Soni Sumarsono Diprotes Atlet Jakarta terkait Janji Bonus PON

News | Sabtu, 17 Desember 2016 | 07:04 WIB

Niat Hati Tonton "Live Sex", Binaragawan Ini Tewas Over Dosis

Niat Hati Tonton "Live Sex", Binaragawan Ini Tewas Over Dosis

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:34 WIB

Positif Doping, Medali Perak Atlet Olympian Rusia Ini Dicopot

Positif Doping, Medali Perak Atlet Olympian Rusia Ini Dicopot

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 00:31 WIB

KONI Sulteng: PON 2016 Penyelenggaraan Paling Buruk

KONI Sulteng: PON 2016 Penyelenggaraan Paling Buruk

News | Kamis, 29 September 2016 | 16:22 WIB

Terkini

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

×