Trump "Serang" Kanselir Jerman, Presiden Prancis Membalas

Arsito Hidayatullah

Selasa, 17 Januari 2017 | 15:37 WIB
Trump "Serang" Kanselir Jerman, Presiden Prancis Membalas
Presiden AS terpilih Donald Trump (kiri) vs Kanselir Jerman Angela Merkel (kanan). [John MacDougall dan Jim Watson/AFP]

Suara.com - Presiden Prancis Francois Hollande turut melontarkan respons terkait kritik yang baru-baru ini diutarakan Donald Trump terhadap kebijakan migran Jerman.

"(Eropa) Tidak butuh nasihat orang luar soal apa yang harus dilakukan," ungkap Hollande.

Diketahui, baru-baru ini Trump melontarkan tudingan bahwa Kanselir Jerman, Angela Merkel, telah melakukan kesalahan fatal dengan membiarkan terjadinya migrasi massal (imigran Timur Tengah).

Merkel sendiri kemudian menjawab bahwa itu adalah keputusan Uni Eropa (UE) sendiri. Sementara, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS yang masih menjabat, John Kerry, juga mempertanyakan pernyataan Trump tersebut.

"Saya kira, jelas, bahwa tidak pantas seorang Presiden terpilih Amerika Serikat melangkah (ikut campur) ke dalam wilayah politik negara lain dengan cara seperti itu," ungkap Kerry.

"Dia harus menjelaskan mengenai hal itu. Mulai Jumat nanti (saat Trump resmi dilantik sebagai Presiden AS) dia bertanggung jawab atas hubungan (antar-negara) tersebut," sambungnya.

Dalam sebuah wawancara dengan media Ingris dan Jerman baru-baru ini, Trump menyatakan bahwa UE telah menjadi semacam "kendaraan bagi Jerman". Mengacu pada keputusan Merkel membiarkan masuknya lebih dari 1 juta migran pada 2015, Trump pun menyebutnya sebagai sebuah kesalahan.

"Saya pikir dia (Merkel) telah membuat sebuah kesalahan fatal, dan itu adalah dengan menerima semua orang (migran) ilegal tersebut...," tutur Trump.

Merkel pun telah menjawab dengan menegaskan bahwa hal itu adalah urusan UE sendiri --bukan persoalan AS. "Kami di Eropa-lah yang menentukan nasib kami sendiri," ucapnya di Berlin.

Sementara di Paris, Hollande pun menambahkan komentarnya dengan menyatakan bahwa pada dasarnya UE "siap meneruskan kerjasama trans-atlantik" (dengan AS), namun itu akan lebih berdasarkan pada "kepentingan dan nilai (kerjasama tersebut)".

Menambahkan komentar Hollande, salah seorang politisi sosialis Prancis yang juga adalah mantan Perdama Menteri, Manuel Valls, menyebut bahwa pernyataan Trump bisa dinilai sebagai sebuah "deklarasi perang terhadap Eropa". [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

26 Politisi Demokrat Boikot Pelantikan Trump

26 Politisi Demokrat Boikot Pelantikan Trump

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 04:52 WIB

Obama Peringatkan Trump Tak Usik Perjanjian Nuklir dengan Iran

Obama Peringatkan Trump Tak Usik Perjanjian Nuklir dengan Iran

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 02:01 WIB

Jelang Pelantikan, Bos CIA Peringatkan Donald Trump

Jelang Pelantikan, Bos CIA Peringatkan Donald Trump

News | Senin, 16 Januari 2017 | 01:03 WIB

Gara-gara Hina Ikon HAM AS, Trump Digeruduk Pedemo

Gara-gara Hina Ikon HAM AS, Trump Digeruduk Pedemo

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 07:53 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×