PHL Korban Pemecatan Pemprov DKI Tak Bisa Ngadu ke Ahok

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 18 Januari 2017 | 13:51 WIB
PHL Korban Pemecatan Pemprov DKI Tak Bisa Ngadu ke Ahok
Salah satu PHL yang diputus kontrak, Suaji (51), di posko pemenangan Ahok - Djarot, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Sebanyak 14 pasukan oranye atau petugas kebersihan di Jatinegara, Jakarta Timur dipecat sebagai Petugas Harian Lepas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Mereka pun ingin mengadu ke Basuki Tjahaja Purnama yang pernah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta Aktif.

Mereka datang ke Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017). Mereka mengklaim kontraknya diputus sepihak oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Tujuan kita mau ngadu. Kita ingin minta supaya bisa dipekerjakan kembali. Kita mau minta agar PHl yang lama-lama dipertahankan. Masak yang orang-orang baru saja yang dipekerjakan," ucap salah satu PHL yang diputus kontrak, Suaji (51) di posko pemenangan Ahok - Djarot, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Sayang, mereka tak bisa bertemu Ahok. Mereka pun sudah mencoba menemui Pelaksana Tugas Gubernur Jakarta Sumarsono. Namun Sumarsono tak bersedia untuk menemui.

"Katanya kita suruh datang lagi besok (ke Balai Kota) ketemu PLT. Sedangkan di sini tadi ada petugasnya yang bilang harus datang lagi hari Rabu depan," kata dia.

"Kalau nggak bisa ketemu Ahok saya mengerti kok karena jadwalnya padat. Tapi kita ini rakyat lemah, dan punya hak juga untuk mengadu," jelas Suaji.

Kepada wartawan, Suaji mengaku sudah bekerja sejak tahun 1990. Namun, dia baru bertugas sebagai PHL kebersihan tahun 2013.

Suaji bingung diberhentikan. Pada bulan Desember 2016, Suaji dan rekan-rekannya telah menyerahkan berkas lamaran ke suku dinas Lingkungan Hidup. Mereka juga mengaku ditarik uang sebesar Rp300 ribu untuk mengikuti tes urine, dan kesehatan. Mereka juga telah memenuhi persyaratan, yakni menyerahkan ijazah, SKCK.

"Untuk alasan diberhentikan kami kurang tahu, kami menuntut kenapa diberhntilan gitu aja. Padahal kita nggak pernah dapat surat peringatan," kata Suaji.

Setelah menyerahkan berkas lamaran tanggal 27 Desember 2016, Suaji dan 27 rekan satu profesinya masih dipekerjakan sebagai PHL setelah dinyatakan lulus mengikuti tes. Dia pun bekerja untuk membersihkan sampah-sampah bekas perayaan pergantian tahun 2016 ke 2017.

"Kami kerja di tahun baru sampai jam 5 pagi. Dan tanggal 1 dan 2 masih kerja. Tapi pas hari Selasa tanggal 3 Januari dikasih tahu yang namanya ada di situ (papan pemberitahuan) nggak lolos," kata dia.

Sebelumnya, 27 pasukan oranye Jatinegara yang diberhentikan secara mendadak itu juga telah mengadu ke suku dinas lingkungan hidup, Jakarta Timur. Namun mereka dijanjikan akan dipekerjakan kembali pada bulan Maret mendatang.

"Kita dijanjikan sudin bekerja lagi bulan Maret. Tapi ini kita dua bulan nggak kerja?. Kan kalau emang mau mutus kontrak kerja nggak usah kemarin malam tahun baru kota disuruh kerja sampai tanggal 3 Januari masih kerja," jelas lelaki yang tinggal di Otista, Jakarta Timur itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sukmawati Sarankan Ahok-Djarot ke Gedung Sumpah Pemuda, Kenapa?

Sukmawati Sarankan Ahok-Djarot ke Gedung Sumpah Pemuda, Kenapa?

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:47 WIB

Sukmawati Ceritakan Kedekatannya dengan Djarot

Sukmawati Ceritakan Kedekatannya dengan Djarot

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 12:55 WIB

Nenek Ini Sebut Ahok Bagaikan Pengantin yang Banyak Diincar

Nenek Ini Sebut Ahok Bagaikan Pengantin yang Banyak Diincar

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 12:09 WIB

Lola Amaria Cium Pipi Ahok, Pendukung Perempuan Heboh

Lola Amaria Cium Pipi Ahok, Pendukung Perempuan Heboh

Entertainment | Rabu, 18 Januari 2017 | 11:37 WIB

Ahok Tak Perlu Takut Kampanye di Kampung Akuarium dan Luar Batang

Ahok Tak Perlu Takut Kampanye di Kampung Akuarium dan Luar Batang

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 11:35 WIB

Tuduh Agus SBY dan Anies Contek Programnya, Ini Trik Ahok

Tuduh Agus SBY dan Anies Contek Programnya, Ini Trik Ahok

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 11:04 WIB

Datang Pagi Buta, Ibu-ibu Ambil Nomor Antrean untuk Bertemu Ahok

Datang Pagi Buta, Ibu-ibu Ambil Nomor Antrean untuk Bertemu Ahok

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 10:48 WIB

Ahok Jawab Tudingan Dirinya Kejam terhadap Orang Miskin

Ahok Jawab Tudingan Dirinya Kejam terhadap Orang Miskin

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 10:20 WIB

LSI Denny JA: 26,4 Persen Pendukung Die Hard Ahok

LSI Denny JA: 26,4 Persen Pendukung Die Hard Ahok

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 16:57 WIB

Pelapor Ahok Kesal, Bakal Perkarakan Polisi yang Salah Ketik

Pelapor Ahok Kesal, Bakal Perkarakan Polisi yang Salah Ketik

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 16:18 WIB

Terkini

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB