Beli Baju di Pasar Senen, Seorang Pejabat Lebak Dijambret

Ririn Indriani

Senin, 30 Januari 2017 | 04:16 WIB
Beli Baju di Pasar Senen, Seorang Pejabat Lebak Dijambret
Ilustrasi pencopet, penjambret. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pejabat Kabupaten Lebak, Banten menjadi korban penjambretan di kawasan Senen, Jakarta, Minggu (29/1/2017) dengan kerugian mencapai Rp5 juta.

"Kami tidak menyangka seorang pengendara motor dengan cepat mengambil tas miliknya itu," kata Siti Samsiah (50) seorang korban kejahatan saat melaporkan kasus tersebut di Polres Lebak, Minggu.

Ia yang tercatat sebagai Kepala Seksi Promosi Peternakan pada Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, saat itu berencana mendatangi Pasar Senen Jakarta untuk membeli pakaian.

Berdasarkan informasi pascakebakaran Pasar Senen menjual pakaian-pakaian murah dengan harga Rp15-25 ribu per potong. Untuk itu, Siti Samsiah mengunjungi pasar tersebut karena pedagang menjual harga murah.

Kebutuhan pakaian murah itu, nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Apalagi, dirinya juga menanggung ekonomi tetangganya di Komplek Pendidikan Rangkasbitung yang kurang mampu itu.

Namun, rencana mulia itu menjadi korban penjambretan di sekitar kawasan Pasar Senen tersebut. Beruntung, penjambret tidak melukainya, tapi diperkirakan kerugian sekitar Rp 5 juta,termasuk dua telepon seluler.

Selain itu, Siti Samsiah juga kehilangan surat-surat penting, seperti STNK motor, kartu pegawai, ATM, KTP dan BPJS.

"Kami berharap masyarakat jika hendak berpergian ke Pasar Senen agar waspada kejahatan itu," ujarnya.

Siti Samsiah mengungkapkan bahwa penjambretan itu terjadi saat menumpang bajaj gas berwarna hijau. Saat memasuki kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, tiba-tiba pengendara motor mengambil tas yang ditenteng di tangannya dengan cepat. Bahkan, pengemudi Bajaj sama sekali tidak mengetahui penjambretan karena begitu cepat dan langsung kabur.

Pelaku kejahatan di kawasan Pasar Senen itu agar secepatnya tertangkap aparat kepolisian setempat. Selama ini, tindakan kejahatan cenderung meningkat sehingga aparat keamanan harus mampu menangkap para pelaku tersebut.

Apapun alasan, kata Siti Samsiah, kejahatan harus diberantas karena sangat merugikan masyarakat. "Kami berharap pelaku kejahatan itu bertaubat dan kembali kehidupan yang normal di masyarakat," ujarnya sambil diplomasi.

Sementara itu, petugas Polres Rangkasbitung mengatakan mereka menerima laporan atas kejahatan yang menimpa korban bernama Siti Samsiah, meskipun kejadian tersebut di Jakarta.

"Kami berharap masyarakat yang hendak ke Jakarta waspada kejahatan dengan tidak membawa barang-barang berharga," kata Barka, seorang petugas Polsek Rangkasbitung.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Ringkus Copet Spesialis Konser di Acara Sheila On 7

Polda Metro Ringkus Copet Spesialis Konser di Acara Sheila On 7

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 22:30 WIB

Budianto Tewas Digebuki Setelah Nyopet Ponsel di Stasiun Duri

Budianto Tewas Digebuki Setelah Nyopet Ponsel di Stasiun Duri

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 10:58 WIB

Polda Metro Bekuk Copet Spesialis "Car Free Day"

Polda Metro Bekuk Copet Spesialis "Car Free Day"

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 22:07 WIB

Terkini

Status Pasar Modal RI Terancam Turun Kelas, Bos BEI Minta Klarifikasi MSCI

Status Pasar Modal RI Terancam Turun Kelas, Bos BEI Minta Klarifikasi MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pakai Obat Totol Jerawat Sebelum atau Sesudah Moisturizer? Ini Urutan yang Tepat

Pakai Obat Totol Jerawat Sebelum atau Sesudah Moisturizer? Ini Urutan yang Tepat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Terjaring OTT KPK Bersamaan Uang Tunai Rp1 Miliar

Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Terjaring OTT KPK Bersamaan Uang Tunai Rp1 Miliar

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:08 WIB

DPRD Gowa Minta 7 Pejabat yang Dinonaktifkan Husniah Talenrang Dikembalikan

DPRD Gowa Minta 7 Pejabat yang Dinonaktifkan Husniah Talenrang Dikembalikan

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Buku We Are the Keystones, Mengenal Pahlawan Tersembunyi Penjaga Alam

Buku We Are the Keystones, Mengenal Pahlawan Tersembunyi Penjaga Alam

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Keputusan Dewan Pers Terkait Dugaan Suap dalam Muktamar NU: Fitnah!

Keputusan Dewan Pers Terkait Dugaan Suap dalam Muktamar NU: Fitnah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Brantas Abipraya Hadirkan Fasilitas Pendidikan Berkualitas, Wajah Baru Sekolah Negeri di Jakarta

Brantas Abipraya Hadirkan Fasilitas Pendidikan Berkualitas, Wajah Baru Sekolah Negeri di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:57 WIB

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:51 WIB

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:50 WIB

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:49 WIB

×