Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:53 WIB
Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas
Presiden RI, Prabowo Subianto. [beritajatim.com]
baca 10 detik
  • Prabowo menyatakan pentingnya stabilitas dan ketenangan pemerintahan saat penutupan Muktamar NU di Jombang, Senin (31/8/2026).
  • Prabowo menjelaskan bahwa kabinet besar dibentuk melalui koalisi tujuh partai demi memimpin Indonesia dengan populasi hampir 300 juta jiwa.
  • Ia menanggapi kritik kabinet gemuk dengan membandingkan jumlah menteri negara kecil seperti Timor Leste yang memiliki 28 orang.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan stabilitas dan ketenangan adalah hal yang dibutuhkan oleh semua pemerintahan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat membicarakan perihal besarnya koalisi di pemerintah yang ia pimpin saat ini.

Kepala negara lantas menyinggung pergantian kepala pemerintahan di dua negara, yakni Jepang dan Inggris.

"Kita lihat di Jepang walaupun hanya dua partai besar, tapi dalam 5-6 tahun berapa kali ganti Perdana Menteri. Di Inggris dalam 5 tahun mungkin 7-8 kali Perdana Menteri," ujar Prabowo di penutupan Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

"Jadi bagaimanapun pemerintahan membutuhkan stabilitas, ketenangan," kata Prabowo.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga sempat menjawab kritikan terhadap kabinet pemerintahan yang dianggap gemuk. Ia lantas membandingkan dengan besaran kabinet di Timor Leste yang negaranya termasuk kecil.

Prabowo punya alasan mengapa memiliki kabinet besar. Menurutnya ia perlu berkoalisi untuk memimpin dan memerintah, serta mengurus negara sebesar Indonesia dengan hampir 300 juta penduduk.

"Tidak mungkin negara sebesar ini dipimpin hanya satu partai. Kita ini sekarang delapan partai sudah luar biasa efisiennya. Banyak negara lain mungkin belasan partai, puluhan partai," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan pemerintah atau koalisi yang ia pimpin memang termasuk besar. Mencakup tujuh partai dari delapan partai di parlemen.

baca juga

"Dan kabinet yang saya susun pernah dikatakan kabinet gemuk, tidak efisien. Padahal ada negara Timor Leste yang jumlah penduduknya hanya 1 juta, lebih kecil dari banyak provinsi di Indonesia," kata Prabowo.

Menurut Prabowo luas negara Timor Leste mungkin lebih kecil dari banyak kabupaten di Indonesia. Mungkin Kabupaten Bogor jauh lebih besar dari Timor Leste.

"Banyuwangi berapa jumlah penduduk Banyuwangi? Mereka hanya 1,1 juta, kabinetnya 28. Kabinetnya Timor Leste 28. Tapi bukan itu yang saya maksud," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Dapat Kartu Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

Prabowo Dapat Kartu Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Demi Layanan Presiden dan Wapres, Kemensetneg Usulkan Tambahan Anggaran Rp6,6 Triliun di DPR

Demi Layanan Presiden dan Wapres, Kemensetneg Usulkan Tambahan Anggaran Rp6,6 Triliun di DPR

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:52 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Terkini

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

×