KBRI Kesulitan Akses WNI Terduga Pembunuh Jong Nam

Suwarjono

Minggu, 19 Februari 2017 | 11:27 WIB
KBRI Kesulitan Akses WNI Terduga Pembunuh Jong Nam
Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP]

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur mengirimkan pengacara untuk mendampingi warga negara Indonesia berinisial SA yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-nam, di Malaysia.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhamad Iqbal, dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Minggu, memastikan pendampingan hukum bagi SA tersebut.

"Gooi dan Azura, 'retainer lawyer' yang telah ditugaskan KBRI untuk melakukan pendampingan dan pembelaan hukum, telah bertemu dan berkoordinasi dengan penyidik di Kepolisian Sepang, Selangor yang memproses kasus ini," kata Iqbal lagi.

Menurut Iqbal, pengiriman pengacara oleh KBRI di Kuala Lumpur itu menindaklanjuti komunikasi yang dilakukan Menteri Luar Negeri RI dengan Menlu Malaysia untuk meminta akses kekonsuleran untuk mendampingi SA.

Sebelumnya, Menlu Retno Marsudi pada Sabtu (18/2) berkomunikasi dengan Menlu Malaysia untuk menegaskan kembali permintaan Pemerintah Indonesia dapat memperoleh akses kekonsuleran terhadap SA yang saat ini masih ditahanan sementara di Malaysia karena tuduhan terlibat pembunuhan terhadap seorang pria warga negara Korea Utara.

"Akses kekonsuleran dibutuhkan agar KBRI dapat memastikan hak-hak hukum SA terpenuhi sepanjang proses hukum yang dijalaninya," ujar Iqbal.

Dia menyampaikan bahwa pengacara yang dikirim KBRI masih belum dapat bertemu dengan SA, namun diperoleh informasi bahwa SA saat ini dalam keadaan sehat dan telah dipindahkan ke penjara lainnya.

"Akses kepada SA belum diperoleh karena Hukum Acara Pidana Malaysia mengatur bahwa tersangka tidak dapat ditemui oleh siapa pun selama proses investigasi," kata Iqbal.

Ia menegaskan pihak Kemenlu RI dan Kepolisian Malaysia akan terus berkoordinasi dengan institusi penegak hukum lainnya, sehingga akses kekonsuleran bagi KBRI dan pengacara dapat segera diberikan.

Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa pada Jumat (17/2), SA bersama tersangka lainnya telah melakukan rekonstruksi kejadian di Bandara Internasional Kuala Lumpur.

"Pengacara juga mendapatkan konfirmasi bahwa satu orang tersangka lainnya warga negara Korea Utara telah ditangkap, sehingga saat ini total terdapat empat tersangka yang sudah ditahan kepolisian Malaysia," kata Iqbal lagi.

Sebelumnya, Kepala Satuan Diraja Polisi Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan wanita dengan paspor Indonesia ditangkap Kamis pada pukul 02.00 waktu setempat.

Perempuan berinisial SA itu ditangkap sehubungan dengan dugaan keterlibatan dalam pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Berdasarkan paspor tersebut, dia berasal dari Serang, di Indonesia. Dia diidentifikasi berdasarkan rekaman CCTV di bandara dan sendirian pada saat penangkapan," kata Tan Sri Khalid Abu Bakar.

Jong-nam (45) diduga dibunuh oleh dua perempuan yang memercik wajahnya dengan bahan kimia di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur 2, Senin (13/2), sekitar pukul 09.00 waktu setempat saat akan berangkat ke Makau. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korsel Sampaikan Berita Kematian Kim Jong Nam ke Korut Pakai Toa

Korsel Sampaikan Berita Kematian Kim Jong Nam ke Korut Pakai Toa

News | Minggu, 19 Februari 2017 | 07:24 WIB

Analisa Zat Kimia Penyebab Kematian Kim Jong Nam

Analisa Zat Kimia Penyebab Kematian Kim Jong Nam

Health | Minggu, 19 Februari 2017 | 07:00 WIB

Beredar, Foto Kim Jong Nam Sesaat Jelang Ajal Menjemput

Beredar, Foto Kim Jong Nam Sesaat Jelang Ajal Menjemput

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 20:02 WIB

Inilah 3 Kemungkinan Motif Pembunuhan Kakak Tiri Kim Jong-un

Inilah 3 Kemungkinan Motif Pembunuhan Kakak Tiri Kim Jong-un

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 16:08 WIB

Ditangkap! Warga Korut Pertama Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

Ditangkap! Warga Korut Pertama Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 13:47 WIB

Satu Restoran di Jakarta Disebut Markas Intelijen Korea Utara

Satu Restoran di Jakarta Disebut Markas Intelijen Korea Utara

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 10:03 WIB

Saat Pulang Imlek Lalu, Siti Aisyah Kurus dan Mengeluh Sakit

Saat Pulang Imlek Lalu, Siti Aisyah Kurus dan Mengeluh Sakit

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 07:07 WIB

Begini Kebaikan Sosok Siti Aisyah di Mata Mantan Mertuanya

Begini Kebaikan Sosok Siti Aisyah di Mata Mantan Mertuanya

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 05:19 WIB

Mantan Mertua Duga Aisyah Dijebak di Kasus Kim Jong Nam

Mantan Mertua Duga Aisyah Dijebak di Kasus Kim Jong Nam

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 23:54 WIB

10 Fakta Heboh Siti Aisyah, Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

10 Fakta Heboh Siti Aisyah, Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

Video | Jum'at, 17 Februari 2017 | 20:58 WIB

Terkini

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB