Alumni Kelompok Cipayung Bertemu Jokowi

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 21 Februari 2017 | 16:42 WIB
Alumni Kelompok Cipayung Bertemu Jokowi
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas Provinsi Sumatra Utara di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/2). [Antara]
‎Tokoh-tokoh yang tergabung dalam Komunike Bersama Alumni Kelompok Cipayung bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/2/2017). Mereka menyampaikan gagasan untuk mengatasi persoalan bangsa.

"Mencermati perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini, kami alumni kelompok Cipayung sebagai bagian dari anak bangsa menyampaikan ‎pokok-pokok pikiran," kata Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI Ahmad Basarah kepada wartawan di komplek Istana.

Dia mengungkapkan beberapa hal yang disampaikan dalam pertemuan dengan Kepala Negara, pertama tentang tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara harus berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Itu sebabnya, Alumni Kelompok Cipayung mendukung rencana pemerintah membentuk Unit Kerja Presiden Bidang Pemantapan Pancasila.

"Kami Alumni Cipayung mendukung penuh langkah tersebut sebagai komitmen kita dalam mewujudkan‎ cita-cita bangsa," ujar dia.

Kedua, praktik demokrasi politik ‎yang dilakukan saat ini membuka peluang terjadinya artikulasi politik ekstrim, seperti liberalisme, fundamentalis, komunisme, sektarianisme, radikalisme, terorisme, serta ajaran yang bertentangan dengan Pancasila. Penyimpangan praktik demokrasi, kata dia, menimbulkan politisasi SARA dan fenomena hoax di masyarakat.

"Karena itu diperlukan langkah-langkah evaluatif terhadap pelaksanaan sistem demokrasi kita saat ini agar sesuai dengan jati diri dan karakter bangsa Indonesia. Sesuai dengan prinsip Trisakti yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam bidang budaya yang menjadi platform pemerintahan sekarang," tutur dia.

Ketiga, dinamika geopolitik global yang terus berkembang dinamis akan berimplikasi pada kehidupan bangsa Indonesia, hal ini tak terhindarkan sebagai konsekuensi Indonesia dalam pergaulan internasional yang menuntut harus cerdas dan cermat dalam melindungi kepentingan nasional.

"Fenomena transnasional crime seperti narkoba, ancaman proxy war‎ dan bentuk kejahatan lintas batas lainnya harus jadi perhatian serius pemerintah," kata dia.

Keempat, seluruh kekayaan sumber daya alam harus dijadikan aset untuk kesejahteraan rakyat‎. Maka dari itu kemiskinan harus bisa dikurangi.

"Oleh karena itu kami mendukung langkah-langkah presiden untuk memperkuat kehadiran negara dalam pengelolaan sumber-‎sumber daya strategis dalam menjamin terwujudnya kemajuan bangsa, dan kesejahteraan rakyat termasuk mengakhiri hegemoni kapitalisme asing seperti PT. Freeport," kata dia.

Kelima, mendukung pemerintah mengambil kebijakan tegas terhadap segala upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Demikian komunike bersama ini kami nyatakan bagi kemakmuran rakyat, kemajuan bangsa, dan kepentingan nasional Indonesia," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Video | Kamis, 24 September 2026 | 18:30 WIB

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:37 WIB

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:05 WIB

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

News | Senin, 07 September 2026 | 21:29 WIB

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Video | Selasa, 01 September 2026 | 19:00 WIB

PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede

PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Julukan Bapak Infrastruktur untuk Jokowi, Bustami Zainudin: Faktanya Dirasakan Daerah

Julukan Bapak Infrastruktur untuk Jokowi, Bustami Zainudin: Faktanya Dirasakan Daerah

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Terkini

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:20 WIB

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 13:18 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

×