Dimintai Rp20 Juta oleh Oknum, Warga Ini Mengadu ke Ahok

Dythia Novianty, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 02 Maret 2017 | 09:58 WIB
Dimintai Rp20 Juta oleh Oknum, Warga Ini Mengadu ke Ahok
Seorang warga mengadu kepada Ahok karena dimintai uang Rp20 juta di kantor Gubernur, Jakarta, Kamis (2/3/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Pagi ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali mendapat aduan dari sejumlah warga. Salah satu warga yang mengadu ke Ahok bernama Lydia (28), warga Pangkalan Jati, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kepada Ahok, perempuan yang tengah mengenakan jaket berwarna biru-putih ini menceritakan, ada oknum yang meminta uang untuk pembuatan sertifikat tanah sebesar Rp20 juta.

"Pak saya dimintai uang Rp20 juta untuk pembuatan sertifikat, dari awal sampai jadi sertifikatnya segitu," ujar Lydia kepada Ahok di Balai Kota DKI, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2017).

Dia menerangkan alasan ingin membuat sertifikat tanah karena tempat tinggalnya tahun depan akan kena proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung. Sebelum digusur, dia ingin membuat sertifikat agar mendapat uang ganti rugi.

"Tahun 2018 katanya rumah saya akan kena gusur untuk kereta api cepat, makanya saya mau bikin sertifikat. Tapi kok malah dimintai duit segitu Pak?" kata dia.

Mendengar aduan Lydia, Ahok terlihat kaget masih ada oknum yang meminta uang puluhan juta untuk biaya pembuatan sertifikat.

Ahok menjelaskan, saat ini pemerintah Jakarta telah membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk lahan dengan nilai jual obyek pajak di bawah Rp2 miliar.

"Hah Rp20 juta? Sertifikat kan sekarang gratis. Buat saya, aneh kalau ada yang masih berani minta duit buat sertifikat," kata Ahok pada Lydia.

Kemudian, Ahok berjanji dalam waktu dekat akan mengurus permasalahan Lydia.

baca juga

"Nanti orang saya yang urus Bu," kata Ahok.

Tetapi kepada wartawan, Lydia tidak mau menjelaskan siapa oknum yang meminta uang Rp20 juta untuk biaya pembuatan sertifikat tanah.

"Ada lah yang minta, itu oknum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Salami Raja Salman, Nikita Mirzani Ledek Habib Rizieq

Ahok Salami Raja Salman, Nikita Mirzani Ledek Habib Rizieq

Entertainment | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:21 WIB

PPP Klaim Investor Asing Kecewa Ahok-Djarot Tak Menang 1 Putaran

PPP Klaim Investor Asing Kecewa Ahok-Djarot Tak Menang 1 Putaran

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 17:57 WIB

Ahok Minta Dinas Tindak Tempat Kursus Bahasa Tak Berizin

Ahok Minta Dinas Tindak Tempat Kursus Bahasa Tak Berizin

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 17:52 WIB

Ahok Dukung Penuh Industri Kreatif Anak Muda

Ahok Dukung Penuh Industri Kreatif Anak Muda

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 17:41 WIB

Marak Spanduk Boikot Jenazah Pro Ahok, Ini Pesan Kepala Satpol PP

Marak Spanduk Boikot Jenazah Pro Ahok, Ini Pesan Kepala Satpol PP

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 16:07 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×