Array

PPP Klaim Investor Asing Kecewa Ahok-Djarot Tak Menang 1 Putaran

Rabu, 01 Maret 2017 | 17:57 WIB
PPP Klaim Investor Asing Kecewa Ahok-Djarot Tak Menang 1 Putaran
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Djan Faridz. [Suara.com/Dian Rosmala]

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Djan Faridz mengklaim investor asing kecewa atas hasil Pilgub DKI Jakarta putaran pertama, karena pasangan Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tidak menang satu putaran.

Padahal, kata dia, salama masa kampanye dan sebelum pencoblosan Pilgub DKI Jakarta pada tanggal 15 Februari 2017,.

"Menurut gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, dana asing yang masuk ke Indonesia melalui pasar uang dan pasar modal sebesar Rp26 triliun sampai pertengan Februari 2017," kata Djan di DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

Angka capital inflow sebesar Rp26 triliun belum genap dua bulan di tahun 2017 menunjukkan tingginya kepercayaan investor asing kepada Indonesia, khususnya Jakarta. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding angka rata-rata investasi asing pada tahun 2016 yang rata-rata sebesar Rp10 Triliun per bulan.

"Sayangnya angka Capital Inflow yang tinggi sampai pertengahan Februari 2017 itu tidak berlanjut Pasca pencoblosan pemilihan Gubernur DKI Jakarta tanggal 15 Februari 2017," ujar Djan.

Kata Djan, berdasarkan data BEI setelah pencoblosan tanggal 15 Februari 2017, di pasar modal dan pasar uang sampai akhir bulan Februari ini dana yang keluar dari Indonesia (Capital Out Flow) sekitar Rp2 Triliun.

"Sehari setelah pencoblosan tercatat Rp375 miliar dana asing yang keluar dari Indonesia. Dua hari setelah pencoblosan mencatat rekor tertinggi dana asing yang keluar dalam sehari sebesar Rp727,70 miliar," ucap Djan.

Sudah pencoblosan tanggal 15 Februari rata-rata dan asing yang keluar dari Indonesia per hari sekitar Rp200 miliar. Total dana asing yang keluar sejak pencoblosan pilgub DKI sampai dengan tanggal 28 Februari sebesar Rp1,97 Triliun.

Baca Juga: Ahok Minta Dinas Tindak Tempat Kursus Bahasa Tak Berizin

"Tingginya Capital Out Flow dalam waktu dua pekan pėasca pencoblosan putaran pertama pilgub DKI menandakan kekecewaan investor terhadap hasil pilgub DKI Jakarta putaran pertama," tutur Djan.

"Sejumlah analis di pasar modal menyatakan investor kecewa karena sangat berharap pasangan Basuki Djarot menang satu putaran," Djan menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI