Pertemuan Jokowi dan Raja Salman Jauh dari Harapan Buruh Migran

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 02 Maret 2017 | 17:51 WIB
Pertemuan Jokowi dan Raja Salman Jauh dari Harapan Buruh Migran
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengunjungi DPR, Jakarta, Kamis (2/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud dinilai tidak memberikan angin segar terhadap permasalahan yang dialami buruh migran yang masih mengalami tindakan kekerasan di Arab Saudi.

"Dalam pertemuan ini, harapan kami sebagai kesempatan ataupun juga dari pemerintahan Jokowi untuk membahas buruh migran di sana. Namun ternyata, semuanya ini jauh dari harapan kami, tidak pembahasan masalah buruh sama sekali," kata Juru Bicara Keluarga Buruh Migran Indonesia, Marjaenab kepada suara.com, Kamis (2/3/2017).

Malah, dia menilai kunjungan Raja Salman ke Indonesia untuk menanamkan modal investasinya. Pihaknya juga khawatir adanya penanaman modal itu berimbas kepada kasus-kasus perampasan lahan terhadap rakyat yang tinggal di pelosok daerah.

"Bahkan lebih mementingkan bagaimana kedatangan Raja Salman untuk berinvestasi di Indonesia. Adanya investasi itu bisa berakibat rakyat khususnya di pedesaan. Apalagi targetannya itu membuat kilang minyak yang berakibat perampasan tanah. Salah satunya anggota keluarga buruh, terkena penggusuran rumahnya di Cilacap. Ini update kami dari anggota yang ada di sana," kata dia.

Bahkan, kata dia hal itu bisa memperparah kondisi rakyat karena tidak adanya peluang kerja yang diperoleh dari rencana investasi Raja Salman di Indonesia.

"Ini juga menjadi salah satu kekhawatiran kami, di mana akan banyak lagi kemiskinan, pengangguran. Itu yang terpaksa kita kembali lagi ke luar negeri," katanya.

Dia juga menyampaikan kaum buruh sangat kecewa atas adanya kunjungan kenegaraan Raja Salman bersama rombongannya. Sebab, dalam pertemuan ini, pemerintah Indonesia tidak sama sekali membahas soal permasalahan buruh imigran yang terancam dikenakan hukuman mati.

"Kita juga meminta kepada pemerintah melalui pertemuan tersebut untuk menyelemat buruh migran yang terancam hukuman mati di Arab Saudi," katanya.

Dia sendiri menyebut, ada sebanyak 25 buruh yang kini menanti ancaman hukuman mati sambil menunggu adanya putusan pengadilan di Arab Saudi.

"Kalau data yang kami terima itu sedang menungu putusan hukuman mati ada 25 orang," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungan Raja Salman Tak Berhubungan dengan Aksi Anti Ahok

Kunjungan Raja Salman Tak Berhubungan dengan Aksi Anti Ahok

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 17:31 WIB

Ingin Tahu yang Dilakukan Rombongan Raja Salman Hari Ini?

Ingin Tahu yang Dilakukan Rombongan Raja Salman Hari Ini?

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 17:22 WIB

Ini Isi Pertemuan Raja Salman dengan Ulama Indonesia

Ini Isi Pertemuan Raja Salman dengan Ulama Indonesia

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:55 WIB

Raja Salman Salat Sunnah di Masjid Istiqlal

Raja Salman Salat Sunnah di Masjid Istiqlal

Foto | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:40 WIB

Ketua DPR Nilai Indonesia dan Arab Saudi Harus Bersatu

Ketua DPR Nilai Indonesia dan Arab Saudi Harus Bersatu

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:28 WIB

Ryamizard Beberkan Kerjasama Indonesia-Arab Saudi

Ryamizard Beberkan Kerjasama Indonesia-Arab Saudi

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:25 WIB

Ketua DPR Minta Raja Salman Ampuni TKI di Arab Saudi

Ketua DPR Minta Raja Salman Ampuni TKI di Arab Saudi

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:11 WIB

Raja Salman Kesulitan Sendok Tanah, Jokowi Pun Membantu

Raja Salman Kesulitan Sendok Tanah, Jokowi Pun Membantu

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:09 WIB

Tak Bisa Salami Raja Salman yang Penting Bisa Salat Satu Atap

Tak Bisa Salami Raja Salman yang Penting Bisa Salat Satu Atap

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 15:51 WIB

Kunjungan Raja Salman ke Masjid Istiqlal Berlangsung Singkat

Kunjungan Raja Salman ke Masjid Istiqlal Berlangsung Singkat

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 15:37 WIB

Terkini

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB