Jordania Eksekusi Mati 10 Pelaku Terorisme

Adhitya Himawan

Minggu, 05 Maret 2017 | 06:22 WIB
Jordania Eksekusi Mati 10 Pelaku Terorisme
Ilustrasi eksekusi hukuman mati. [pixabay]

Jordania pada Sabtu (4/3/2017) melaksanakan hukuman mati terhadap 15 orang, termasuk 10 orang narapidana kasus terorisme, kata seorang sumber badan peradilan dan juru bicara pemerintah Mohammad al Momani, Sabtu (4/3/2017).

Kasus terorisme tersebut berkisar antara serangan sepuluh tahun lalu terhadap sejumlah wisatawan negara Barat hingga pembunuhan terhadap seorang penulis.

Al Momani mengatakan mereka yang dieksekusi mati itu termasuk seorang pria yang divonis dalam kasus serangan tahun lalu di sebuah markas intelijen hingga menewaskan lima personel keamanan.

Lima narapidana lainnya terlibat dalam serangan oleh pasukan keamanan ke sebuah tempat persembunyian kelompok militan di kota Irbid. Serangan terjadi pada tahun yang sama yang mengarah pada terbunuhnya tujuh milisi dan satu personel kepolisian. Sisanya terkait dengan sejumlah insiden terpisah yang terjadi pada masa lalu hingga 2003.

Jumlah narapidana yang dieksekusi seharian pada Sabtu merupakan yang terbesar dalam sejarah Jordania belakangan ini, menurut seorang sumber bidang peradilan.

Kelompok penyokong hak asasi manusia Amnesty International mengecam eksekusi yang dilakukan dengan cara menggantung itu dengan mengatakan bahwa hukuman mati tersebut dilakukan secara "rahasia dan tanpa keterbukaan".

"Skala eksekusi massal hari ini sangat mengejutkan dan merupakan langkah mundur besar menyangkut perlindungan hak asasi manusia di Jordania," kata Samah Hadid, wakil direktur Amnesty Internasional kantor wilayah Beirut, kepada Reuters.

Seorang sumber peradilan mengatakan pihak berwenang juga mengeksekusi seorang pria, yang tahun lalu menembak hingga tewas seorang penulis beragama Kristen di luar pengadilan. Penulis nahas tersebut diadili karena menghina agama setelah ia menyebarkan di media sosial kartun yang menghina Islam.

baca juga

Di antara kesepuluh narapidana itu ada satu pria yang divonis mati karena menembaki sekelompok wisatawan negara Barat di dekat teater terbuka Roma di pusat kota Amman pada 2006. Penembakan itu menewaskan satu warga Inggris dan melukai lima orang, kata sumber peradilan tersebut.

Lima orang lainnya menjalani hukuman mati karena melakukan pemerkossaan dan serangan seksual.

Jordania pada 2014 kembali memberlakukan hukuman mati kepada narapidana dengan cara digantung setelah hukuman seperti itu ditangguhkan antara 2006 hingga 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Kanada Tewas dalam Baku Tembak di Kastil Jordania

Perempuan Kanada Tewas dalam Baku Tembak di Kastil Jordania

News | Senin, 19 Desember 2016 | 00:10 WIB

Dianggap Mata-mata, 15 Warga Iran Dihukum Mati Arab Saudi

Dianggap Mata-mata, 15 Warga Iran Dihukum Mati Arab Saudi

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:51 WIB

Blogger Ini Didesak Agar Segera Dieksekusi Hukuman Mati

Blogger Ini Didesak Agar Segera Dieksekusi Hukuman Mati

News | Senin, 14 November 2016 | 23:54 WIB

Peran Sultan Azianzah dalam Jaringan Teroris Masih Ditelusuri

Peran Sultan Azianzah dalam Jaringan Teroris Masih Ditelusuri

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 16:11 WIB

Arab Saudi Eksekusi Mati Pangeran karena Membunuh

Arab Saudi Eksekusi Mati Pangeran karena Membunuh

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 05:43 WIB

Tak Sudi Dinikahi Anggota ISIS, Perempuan Ini Lebih Pilih Mati

Tak Sudi Dinikahi Anggota ISIS, Perempuan Ini Lebih Pilih Mati

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 08:31 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum di Filipina Terkait Mary Jane

Jokowi Hormati Proses Hukum di Filipina Terkait Mary Jane

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:00 WIB

Kejaksaan Agung Desak Fillipina Selesaikan Proses Hukum Mary Jane

Kejaksaan Agung Desak Fillipina Selesaikan Proses Hukum Mary Jane

News | Sabtu, 10 September 2016 | 06:24 WIB

Usai Diperiksa Soal Freddy, Ini Kata Eks Kalapas Nusakambangan

Usai Diperiksa Soal Freddy, Ini Kata Eks Kalapas Nusakambangan

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 12:48 WIB

Eksekusi Mati Jilid III Sisakan Segudang Pertanyaan

Eksekusi Mati Jilid III Sisakan Segudang Pertanyaan

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 02:50 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×