Belum Pulih Dipaksa Pulang, Balita di Kediri Derita Gizi Buruk

Rizki Nurmansyah

Selasa, 07 Maret 2017 | 00:31 WIB
Belum Pulih Dipaksa Pulang, Balita di Kediri Derita Gizi Buruk
Aida Mahfirotul Makhsunah kini dirawat intensif di RSUD Pelem, Pare, Kediri. [Twitter@tribatraKediri]

Suara.com - Nasib malang diderita seorang balita yang masih berumur 16 bulan bernama Aida Mahfirotul Makhsunah. Balita asal Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ini menderita gizi buruk. Aida kini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Pare.

Muntamar, nenek dari Aida, mengemukakan cucunya tersebut pernah sakit kejang hingga dirawat di sebuah rumah sakit di wilayah Kediri.

"Belum sembuh dipaksa pulang. Tidak ada biaya," kata Muntamar di ruang Nusa Indah RSUD Pelem, seperti dikutip dari Antara, Senin (6/3/2017).

Muntamar menambahkan, dia sedih dengan kondisi cucunya. Bahkan, saat ini semakin memprihatinkan. Berat badannya hanya 2,4 kilogram, padahal seharusnya untuk anak seusianya bobotnya bisa lebih dari 10 kilogram.

Selain itu anak pasangan Suriah dan Sutekno ini oleh dokter juga divonis mengalami kelainan saraf pada otak. Tulang punggungnya juga bengkok, sehingga sulit untuk tidur.

Keluarga, lanjut Muntamar, juga sudah berupaya mencari pengobatan, bahkan sampai menjual harta benda, mencari pinjaman uang. Namun, cucunya juga belum sembuh.

Dia menambahkan, Aida saat ini hanya tinggal dengan dirinya. Ayah si bayi berpamitan bekerja ke luar negeri mencari uang, sejak enam bulan lalu demi pengobatan anaknya. Begitu juga dengan ibunya juga pergi merantau dan hingga kini tidak ada kabar.

Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Sumaryono bersama istri dan anggota lainnya, membesuk balita yang mengalami gizi buruk tersebut. Dia mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pada warga yang sakit.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami, semoga dapat menjadi inspirasi bagi warga Kabupaten Kediri lainnya agar ikut peduli dan membantu Aida," kata Kapolres.

Hingga kini, balita tersebut masih mendapatkan perawatan medis oleh tim dokter dari RSUD Pelem. Mereka berupaya memberikan obat dan makanan agar bayi tersebut dapat tumbuh menjadi lebih sehat lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Gizi Buruk, Ahok: Kalau Nggak dari Luar Kota Pasti Kena TBC

Soal Gizi Buruk, Ahok: Kalau Nggak dari Luar Kota Pasti Kena TBC

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 13:08 WIB

Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Ada Kasus Gizi Buruk Lagi

Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Ada Kasus Gizi Buruk Lagi

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:55 WIB

Sopir Taksi Selamatkan Balita yang Dilempar Sang Ibu ke Sungai

Sopir Taksi Selamatkan Balita yang Dilempar Sang Ibu ke Sungai

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 14:41 WIB

Gara-Gara Tak Mau Sikat Gigi, Ibu Bunuh Anaknya yang Masih Balita

Gara-Gara Tak Mau Sikat Gigi, Ibu Bunuh Anaknya yang Masih Balita

News | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:13 WIB

Cegah Balita Kurang Gizi, Ini yang Dilakukan UI

Cegah Balita Kurang Gizi, Ini yang Dilakukan UI

Health | Rabu, 18 Januari 2017 | 17:00 WIB

Si Kecil Batuk Berdahak? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua

Si Kecil Batuk Berdahak? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua

Health | Senin, 28 November 2016 | 18:05 WIB

Anak Susah Makan? Bisa Jadi karena Kesalahan Pemberian MPASI

Anak Susah Makan? Bisa Jadi karena Kesalahan Pemberian MPASI

Health | Sabtu, 26 November 2016 | 18:10 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×