Si Kecil Batuk Berdahak? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua

Ririn Indriani

Senin, 28 November 2016 | 18:05 WIB
Si Kecil Batuk Berdahak? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Batuk, pilek, dan demam alias ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) merupakan keluhan yang rentan dialami balita dan anak-anak usia sekolah.

ISPA disebabkan infeksi virus dan menular misalnya ketika anak bersin, batuk, serta mengeluarkan ingus. Umumnya, ISPA berlangsung 72 jam, tetapi bisa juga hingga 1-2 minggu, terutama jika ada orang lain di sekitar buah hati Anda juga sakit.

Saat terkena ISPA, terjadi peningkatan produksi lendir  berupa ingus dan dahak). Dengan kondisi tersebut, tubuh otomatis akan membuang ingus dan dahak dengan cara membatukkannya.

Jadi, batuk merupakan reaksi atau refleks tubuh untuk membersihkan saluran napas. Bila buah hati Anda mengalami keluhan ini tak perlu terlalu khawatir karena bila radangnya mereda atau pulih, maka produksi lendirnya pun akan berkurang sehingga batuknya pun reda.

Nah, salah satu cara efektif untuk menyembuhkan batuk berdahak pada balita adalah orangtua perlu memperbanyak pemberian cairan kepada si kecil. Asupan cairan yang diberikan kepada anak tak perlu langsung dalam jumlah banyak, melainkan secukupnya tetapi sering.

Selain bisa membantu mengencerkan dahak dan ingus, cairan juga dapat mencegah dehidrasi dan membantu tubuh mengatasi infeksi.

Cara lain yang juga bisa dilakukan untuk mengatasi batuk berdahak pada buah hati adalah pemberian uap air hangat untuk membantu melegakan pernapasan si kecil.

Hal penting yang juga harus diketahui orangtua adalah saat buah hati menderita batuk berdahak jangan diberikan obat tanpa konsultasi dokter.  

Waspadai bila batuk berdahak yang dialami buah hati tidak membaik setelah lima hari, batuk makin memburuk bahkan hingga muntah, sulit bernapas atau disertai demam 38 derajat celsius untuk bayi di bawah tiga bulan, dan 39 derajat celsius untuk bayi di bawah enam bulan.

Tak hanya itu, orangtua juga perlu waspada bila batuk berdahak yang dialami si kecil mulai berubah warna menjadi hijau, kuning, atau kecoklatan disertai bau. Dahak berwarna dan berbau bisa merupakan tanda adanya infeksi sehingga memerlukan penanganan dokter.

Bila kondisi ini yang terjadi, segeralah membawa buah hati ke dokter agar segera diketahui penyebabnya sehingga dapat segera diobati secara tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Fakta Tentang Bayi Baru Lahir

10 Fakta Tentang Bayi Baru Lahir

Health | Minggu, 27 November 2016 | 09:54 WIB

Cara Cepat Turunkan Panas dan Pusing pada Anak

Cara Cepat Turunkan Panas dan Pusing pada Anak

Health | Minggu, 27 November 2016 | 07:28 WIB

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Health | Jum'at, 25 November 2016 | 07:16 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×