Begini Cara Facebook Berisi Video Seks Anak Dapat Banyak Uang

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 15 Maret 2017 | 13:14 WIB
Begini Cara Facebook Berisi Video Seks Anak Dapat Banyak Uang
Ilustrasi prostitusi online (Shutterstock).

Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat menjelaskan perputaran uang yang dari penyebaran konten adegan seks anak-anak yang ada di akun Facebook bernama Official Candys Group. Perputaran uang tersebut dikelola oleh admin dalam akun tersebut.

"Itu sistem jadi itu sistem yang memang ada di dalam Facebook seperti itu," kata Wahyu di Polda Metro Jaya, Rabu (15/3/2017).

Gambar dan video yang dikirim akan mendapatkan poin apabila diakses dan ditonton oleh seseorang yang bergabung dalam akun tersebut. Akun Official Candys Group beranggotakan 7.479 orang. Poin yang didapat pengirim konten dimasukan dalam akun bank virtual.  

"Karena ini virtual rekening bisa dibelanjakan sifatnya virtual juga," kata Wahyu.

Namun sejauh ini, kata Wahyu dari hasil pengungkapan polisi, para anggota di akun tersebut tidak mengejar keuntungan tetapi lebih cenderunh mencari kepuasan seksual yang menyimpang.

"Kita sampaikan ini bukan semata mata faktor ekonomi tapi lebih kepada pelampiasan hasratnya," kata dia.

Wahyu menambahkan, pihaknya juga masih mendalami dari mana hasil keuntungan yang didapat terkait penyebaran konten pornografi anak di akun Official Candys Group.

Kepala Subdit Cyber Crime Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Roberto Pasaribu menjelaskan jika keuntungan dari poin yang didapatkan pengirim gambar bisa dicairkan dalam bentuk uang senilai 15 Dolar Amerika.

"Iya memang, itukan aturan yang dibuat, setiap mengklik itu akan mendapat 15. Lima belas dolar," kata Roberto.

baca juga

Dia juga menjelaskan pencairan poin bisa dilakukan melalui pembayaran elektronik seperti paypal. Kata dia, keuntungan tersebut juga bisa dicairkan dalam bentuk pulsa.

"Gini-gini, itu pembayaran secara elektronik virtual ada paypal ada transfer nah nanti tinggal diubah mau bentuk pulsa, nah telkomselkan sudah kerjasama itu dengan paypal dengan ini, termasuk jalan tol juga melalui pembayaran elektronik," kata dia.

"Sama dengan kalian melihat Facebook ketika kalian klik per view kalian itu mendapatkan poin. Nah poin itu yang akan dikonversi menjadi mata uang elektronik," tambahnya.

Namun demikian, Roberto belum bisa menjelaskan berapa keuntuangan yang didapat pengirim konten dari hasil klik yang dilakukan member akun tersebut. Sebab, ada sebanyak 500 video dan 100 gambar adegan seks anak di bawah umur yang masih dianalisa oleh penyidik.

"Berbeda-beda tiap gambar, makanya tadi saya bilang masih dianalisa dan diidentifikasi," kata dia.

Konten yang ada dalam grup tersebut, lanjutnya masih dianalisa guna menemukan anak-anak yang menjadi korban para predeator seks tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Gandeng FBI Ungkap Facebook Pemilik 500 Video Seks Anak

Polri Gandeng FBI Ungkap Facebook Pemilik 500 Video Seks Anak

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 12:31 WIB

Polisi Ungkap Jasa Pekerja Seks "Online" di Bawah Umur di Riau

Polisi Ungkap Jasa Pekerja Seks "Online" di Bawah Umur di Riau

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 16:11 WIB

Pengakuan Seorang Germo

Pengakuan Seorang Germo

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:58 WIB

Polisi Jambi Tangkap Penjual 53 'Daun Muda' secara Online

Polisi Jambi Tangkap Penjual 53 'Daun Muda' secara Online

News | Minggu, 29 Januari 2017 | 12:35 WIB

Betapa Malunya Orang Ini, Lagi Live Show Seks,  Digerebek Polisi

Betapa Malunya Orang Ini, Lagi Live Show Seks, Digerebek Polisi

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:39 WIB

Menguak Tabir Prostitusi Online Anak

Menguak Tabir Prostitusi Online Anak

Foto | Kamis, 15 September 2016 | 19:51 WIB

Pembuat Aplikasi Gay Harus Dihukum Berat

Pembuat Aplikasi Gay Harus Dihukum Berat

News | Rabu, 14 September 2016 | 06:30 WIB

Hukuman Predator Seksual Anak Lebih Ringan dari Kasus Narkoba

Hukuman Predator Seksual Anak Lebih Ringan dari Kasus Narkoba

News | Jum'at, 09 September 2016 | 13:52 WIB

Berondong Korban Prostitusi Gay Sebagian Direhabilitasi

Berondong Korban Prostitusi Gay Sebagian Direhabilitasi

News | Kamis, 08 September 2016 | 18:25 WIB

Ada 18 Aplikasi yang Dipakai Germo Buat Jual Anak ke Kaum Gay

Ada 18 Aplikasi yang Dipakai Germo Buat Jual Anak ke Kaum Gay

News | Kamis, 08 September 2016 | 17:49 WIB

Terkini

Gerebek Gang di Korpri Jaya, Polisi Amankan Sembilan ABG Calon Pelaku Tawuran

Gerebek Gang di Korpri Jaya, Polisi Amankan Sembilan ABG Calon Pelaku Tawuran

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:39 WIB

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:32 WIB

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

×