Amanat Mendiang KH Hasyim Muzadi: NKRI Harga Mati!

Rizki Nurmansyah

Kamis, 16 Maret 2017 | 14:44 WIB
Amanat Mendiang KH Hasyim Muzadi: NKRI Harga Mati!
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi menyambangi Gedung Komisi Pemberanatasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Senin (26/1). [Antara]

Suara.com - Bupati Madiun Muhtarom menyatakan bahwa semasa hidupnya, tokoh bangsa yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden, KH Hasyim Muzadi, tak henti mengingatkan kepada semua masyarakat bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

"Beliau ini tak pernah berhenti, selalu mengingatkan kepada semua masyarakat dan juga kepada para tokoh bangsa untuk menjaga rasa nasionalisme. Menjaga keutuhan NKRI, NKRI adalah harga mati," ujar Bupati Madiun Muhtarom di Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/3/2017).

Dia pribadi, yang dulunya juga sebagai kader NU, merasa sangat kehilangan. Muhtarom juga menilai, bangsa Indonesia telah kehilangan seorang tokoh bangsa dan juga ulama besar yang menjadi panutan banyak tokoh di tanah air.

"Pemikirannya di PBNU, sebagai tokoh agama Islam, dan juga sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), telah memberikan banyak sumbangsih yang berharga bagi Bangsa Indonesia," kata dia.

Muhtarom menilai, sebagai ulama besar, KH Hasyim Muzadi selalu mengajarkan bahwa Islam adalah kasih dan cinta damai. Bukan Islam yang anarkis dan memecah belah.

Pihaknya juga berencana segera menggelar salat ghaib untuk mendoakan almarhum KH Hasyim Muzadi. Dia pun yakin keluarga besar dan pengurus NU di Madiun telah menjalankan salat ghaib setelah mendengar kabar wafatnya ulama besar tersebut.

Seperti diketahui, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden KH Hasyim Muzadi wafat di kediamannya di kompleks Ponpes Al-Hikam Kota Malang, Jawa Timur pada Kamis pukul 06.25 WIB.

Kamis siang jenazah disalatkan di masjid yang berada di kompleks Ponpes Al Hikam Kota Malang. Sesuai rencana jenazah segera diberangkatkan ke Pesantren Al Hikam, Kota Depok, Jawa Barat, untuk dishalatkan lagi dan dimakamkan di makam keluarga.

Sesuai informasi yang berkembang, pemakaman jenazah KH Hasyim Muzadi akan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Kiai Hasyim pada Dunia Kampus: Jangan Munculkan Radikalisme

Pesan Kiai Hasyim pada Dunia Kampus: Jangan Munculkan Radikalisme

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:34 WIB

KH Hasyim Muzadi Wafat, Menpora: Kita Kehilangan Pemersatu Umat

KH Hasyim Muzadi Wafat, Menpora: Kita Kehilangan Pemersatu Umat

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:14 WIB

Djarot Akan Antarkan Hasyim Muzadi ke Peristirahatan Terakhir

Djarot Akan Antarkan Hasyim Muzadi ke Peristirahatan Terakhir

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:58 WIB

Hasyim Muzadi Wafat, Idris: Selamat Jalan Ayah, Buya, Sang Kyai

Hasyim Muzadi Wafat, Idris: Selamat Jalan Ayah, Buya, Sang Kyai

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:36 WIB

Wali Kota Depok Ungkap Kisah tentang Hasyim Muzadi

Wali Kota Depok Ungkap Kisah tentang Hasyim Muzadi

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:28 WIB

Permintaan Mengharukan Hasyim Muzadi Sebelum Wafat

Permintaan Mengharukan Hasyim Muzadi Sebelum Wafat

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:10 WIB

Pokok Pikiran Hasyim Muzadi yang Dikenang Wiranto

Pokok Pikiran Hasyim Muzadi yang Dikenang Wiranto

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:07 WIB

Terkini

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB