Hanura Klaim Miryam Tak Pernah Cerita soal Kasus e-KTP

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 27 Maret 2017 | 20:39 WIB
Hanura Klaim Miryam Tak Pernah Cerita soal Kasus e-KTP
Ilustrasi e-KTP. [Antara]

Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi Hati Nurani Rakyat Rufinus Hutauruk mengatakan koleganya Miryam S Haryani tidak pernah sama sekali cerita tentang masalahnya dalam perkara kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Baik terhadap dirinya atau kepada Fraksi Hanura.

"‎‎Tidak pernah. She didn't say anything," kata Rufinus di DPR, Jakarta, Senin (27/3/2017).

‎Hari ini, Miryam izin sakit dan tidak hadir dalam persidangan perkara korupsi yang merugikan negara Rp2,3 triliun. Sidang kali ini beragenda mengkonfrontir dirinya dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebab, dalam sidang sebelumnya, Miryam mengatakan ditekan penyidik KPK dan akhirnya mencabut Berita acara pemeriksaannya.

Mengenai sikap ini, Rufinus mengaku tidak tahu menahu. Dia juga tidak mau berandai-andai soal latar belakang pencabutan BAP oleh Miryam. Termasuk, anggapan kalau Miryam mencabut BAP itu karena tekanan dari pihak tertentu.

"Dia belum pernah bercerita. Di fraksi nggak pernah dibahas (soal e-KTP)," kata Anggota Komisi II DPR ini.

Rufinus mengatakan komunikasi Miryam dengan fraksi terjadi dua pekan yang lalu. Kala itu, Fraksi tengah membahas masalah rancangan undang-undang penyelenggaraan Pemilu. Dalam rapat itu, Miryam tidak cerita mengenai masalah yang dihadapi dalam kasus e-KTP.

"‎Sama sekali (tidak ada pembicaraan e-KTP)," kata dia.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura ini menambahkan, pascapenyebutan nama Miryam dalam dakwaan tersangka kasus korupsi e-KTP ini, Mantan Pejabat Dukcapil Kemendagri Sugiharto dan Irman, juga tidak ada perubahan sikap dari Miryam.

‎"(Sikap dia) Biasa-biasa saja (setelah namanya muncul)," kata dia.

‎Untuk diketahui, dalam kesaksiannya pada sidang Kamis (23/3/2017),  Miryam mengaku ditekan oleh penyidik KPK. Miryam pun mencabut semua keterangannya yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan.

Majelis Hakim kemudian menjadwalkan untuk mengkonfrontir Miryam dengan penyidik KPK yakni Novel Baswedan, Susanto dan Ambarita Damanik, hari ini, Senin (27/3/2017).  Namun, Miryam tidak hadir karena sakit dan sidang dijadwal ulang, Kamis (30/3/2017).

"Saudara saksi Miryam perlu istirahat karena sakit selama dua hari. Hal itu, berdasarkan surat dari rumah sakit umum Fatwamati. Majelis berpendapat kita lanjutkan, kita tangguhkan untuk dilanjutkan pada kamis," kata Ketua Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi John Halasan Butarbutar dalam sidang, Senin (27/3/2017).

Dalam sidang ini, Jaksa penuntut KPK ‎Irene Putri mengaku tidak mengetahui ketidakhadiran Miryam ini. Dia juga mengaku tidak mendapatkan salinan surat sakit dari Miryam.

"Kami nggak dapat surat keterangan sakit atau ada surat tindakan," kata Jaksa Irene.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miryam Tak Hadiri Sidang, Hanura: Rapat DPP Juga Tak Datang

Miryam Tak Hadiri Sidang, Hanura: Rapat DPP Juga Tak Datang

News | Senin, 27 Maret 2017 | 15:32 WIB

Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang  Kasus e-KTP

Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Kasus e-KTP

Foto | Senin, 27 Maret 2017 | 15:10 WIB

KPK Panggil Paksa Miryam Jika Nanti Tetap Tak Mau Datang

KPK Panggil Paksa Miryam Jika Nanti Tetap Tak Mau Datang

News | Senin, 27 Maret 2017 | 14:07 WIB

Sidang Korupsi E-KTP, Novanto: Kami Serahkan Pengadilan

Sidang Korupsi E-KTP, Novanto: Kami Serahkan Pengadilan

News | Senin, 27 Maret 2017 | 13:49 WIB

Jaksa KPK: Miryam Nggak Jadi Hadir, Esensi Sidang Hilang

Jaksa KPK: Miryam Nggak Jadi Hadir, Esensi Sidang Hilang

News | Senin, 27 Maret 2017 | 13:26 WIB

Sidang Kasus e-KTP Ditunda, KPK Bakal Cek Surat Sakit Miryam

Sidang Kasus e-KTP Ditunda, KPK Bakal Cek Surat Sakit Miryam

News | Senin, 27 Maret 2017 | 13:04 WIB

Mau Dikonfrontasi Penyidik KPK, Miryam Malah Absen Sidang e-KTP

Mau Dikonfrontasi Penyidik KPK, Miryam Malah Absen Sidang e-KTP

News | Senin, 27 Maret 2017 | 11:54 WIB

Agung Laksono Berharap Novanto Tak Terjerat Korupsi e-KTP

Agung Laksono Berharap Novanto Tak Terjerat Korupsi e-KTP

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 17:46 WIB

Lagi, Novanto Dilaporkan MAKI ke MKD DPR soal e-KTP

Lagi, Novanto Dilaporkan MAKI ke MKD DPR soal e-KTP

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 21:10 WIB

Sikap Fraksi Hanura Usai Miryam Cabut BAP Kasus Korupsi e-KTP

Sikap Fraksi Hanura Usai Miryam Cabut BAP Kasus Korupsi e-KTP

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 20:54 WIB

Terkini

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 16:37 WIB

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:35 WIB

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:33 WIB

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

×