Serangan AS ke Suriah Menguntungkan Korut, Ini Alasannya

Tomi Tresnady

Minggu, 09 April 2017 | 00:18 WIB
Serangan AS ke Suriah Menguntungkan Korut, Ini Alasannya
Suasana kota Kaesong, Korea Utara. [shutterstock]

Suara.com - Korea Utara mengatakan pada Sabtu (8/4/2017), serangan peluru kendali oleh Amerika Serikat terhadap pangkalan udara di Suriah pada Jumat merupakan "agresi yang tak dapat dimaafkan".

Korut menganggap serangan seperti itu menunjukkan bahwa keputusannya untuk mengembangkan senjata nuklir sebagai "pilihan yang sangat tepat".

Pernyataan kementerian luar negeri Korea Utara, yang dimuat oleh kantor berita resmi KCNA, itu merupakan tanggapan pertama yang dikeluarkan sejak kapal-kapal perang AS di Laut Tengah menembakkan puluhan peluru kendali ke sebuah pangkalan udara Suriah.

Pangkalan yang dicecar itu disebut Pentagon dilibatkan dalam serangan senjata kimia awal pekan ini di Suriah.

"Serangan peluru kendali AS terhadap Suriah jelas merupakan agreasi yang tidak dapat dimaafkan terhadap sebuah negara berdaulat dan kami mengecam keras (aksi) ini," kata KCNA dengan mengutip seorang juru bicara, yang tak disebutkan namanya, mewakili Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

"Kenyataan saat ini membuktikan bahwa keputusan kita untuk menambah kekuatan militer kita guna menghadapi kekuatan dengan kekuatan adalah pilihan yang sangat tepat," kata KCNA.

Korut, yang terkucil secara diplomatik, menganggap Suriah sebagai negara sekutu penting.

KCNA mngatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan pemimpin Suriah Bashar al-Assad telah saling mengirim salam dan menyatakan tekad untuk membina persahabatan dan kerja sama di antara kedua negara.

Al-Assad telah menyatakan terima kasih kepada Kim yang memberikan pengakuan terhadap upaya Suriah "menghadapi tantangan aksi teroris dunia dan mendorong Suriah untuk dapat menangani krisis," kata KCNA.

baca juga

AS melancarkan serangan rudal itu ketika Presiden Donald Trump sedang menerima kunjungan Presiden China Xi Jinping di Florida untuk menekan Korut agar bisa meredam ambisi nuklir Pyongyang.

Korea Utara diyakini sedang mengembangkan peluru kendali yang mampu menghantam Amerika Serikat serta persenjataan nuklir --pembangkangan terhadap sanksi-sanksi PBB.

Korut sejauh ini telah melakukan lima kali uji coba nuklir, yaitu dua kali sejak awal tahun ini, dan beberapa kali uji coba peluru kendali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

60 Rudal Tomahawk AS Bunuh 9 Warga dan Anak-anak Suriah

60 Rudal Tomahawk AS Bunuh 9 Warga dan Anak-anak Suriah

News | Sabtu, 08 April 2017 | 11:37 WIB

Situasi Suriah Kini Jadi Konflik Bersenjata Internasional

Situasi Suriah Kini Jadi Konflik Bersenjata Internasional

News | Sabtu, 08 April 2017 | 05:59 WIB

Trump Tonton Film Ini Sebelum Gempur Suriah, Adakah Kaitannya?

Trump Tonton Film Ini Sebelum Gempur Suriah, Adakah Kaitannya?

News | Sabtu, 08 April 2017 | 06:02 WIB

Korban Bom Gas Beracun Assad: Tuhan Memberkati Trump!

Korban Bom Gas Beracun Assad: Tuhan Memberkati Trump!

News | Jum'at, 07 April 2017 | 20:29 WIB

Putin Kecam Agresi AS ke Suriah

Putin Kecam Agresi AS ke Suriah

News | Jum'at, 07 April 2017 | 13:17 WIB

Tuding Suriah Gunakan Senjata Kimia, AS Mendadak Lepas 60 Rudal

Tuding Suriah Gunakan Senjata Kimia, AS Mendadak Lepas 60 Rudal

News | Jum'at, 07 April 2017 | 09:29 WIB

Provokasi, Senator AS Sebut Kim Jong Un 'Bocah Gendut Gila'

Provokasi, Senator AS Sebut Kim Jong Un 'Bocah Gendut Gila'

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 13:07 WIB

Akhiri Konflik, Malaysia Serahkan Jasad Kim Jong Nam ke Korut

Akhiri Konflik, Malaysia Serahkan Jasad Kim Jong Nam ke Korut

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 04:16 WIB

Sembilan Warga Malaysia Pulang dari Korea Utara

Sembilan Warga Malaysia Pulang dari Korea Utara

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 00:00 WIB

Jenazah Kim Jong Nam Keluar Rumah Sakit, Dibawa Kemana?

Jenazah Kim Jong Nam Keluar Rumah Sakit, Dibawa Kemana?

News | Senin, 27 Maret 2017 | 05:06 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×