Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 10 Februari 2026 | 21:01 WIB
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di kawasan Ancol Barat, Jakarta Utara. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pramono Anung soroti maraknya pencurian lampu Semanggi hingga kabel bawah tanah.
  • Gubernur Jakarta instruksikan sinkronisasi instansi demi cegah pencurian infrastruktur publik.
  • Pramono sayangkan penjarahan fasilitas umum dan lemahnya pengawasan internal Pemprov DKI.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan keresahannya atas maraknya aksi pencurian infrastruktur publik di wilayah ibu kota. Ia mengaku terperangah dengan pola tindakan melanggar hukum sebagian masyarakat yang dinilainya sangat nekat.

"Pertama, di Jakarta ini memang yang saya tidak sadari dan di awal-awal sempat membuat kaget, kreativitas masyarakatnya sangat colorful, penuh warna," ujar Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Salah satu hal yang menjadi sorotan tajam Gubernur adalah hilangnya lampu hias di kawasan ikonik Jembatan Semanggi secara berulang kali.

"Teman-teman pasti tidak pernah membayangkan, Jembatan Semanggi itu sekarang kami beri lampu warna-warni yang indah. Tahu tidak? Itu sudah tiga kali diganti karena dicuri. Padahal di sana ada pos polisi, ada CCTV, dan ada yang mengawasi. Namun tetap saja bisa dicuri," ungkapnya.

Selain ornamen lampu, aksi pencurian infrastruktur juga menyasar kabel bawah tanah di Jakarta Utara yang dilakukan secara terang-terangan. Selain itu, marak pula kasus pencurian besi di beberapa jembatan penyeberangan, hingga membuat Pemprov DKI memutuskan untuk mengganti materialnya demi mencegah pencurian serupa.

"Siang bolong, kabel di bawah jalan dibongkar. Pelaku beraksi seolah-olah petugas resmi, padahal kabel itu dicuri. Bahkan, jembatan penyeberangan yang dulunya memakai material besi, sekarang saya minta diganti menjadi conwood supaya tidak bisa dicuri lagi," jelas Pramono.

Ia sangat menyayangkan realitas pahit di mana fasilitas umum yang dibangun untuk kenyamanan warga justru menjadi sasaran penjarahan.

"Ya, itulah realitas yang ada, bahwa fasilitas seperti itu pun masih bisa dicuri," tuturnya.

Pramono juga membeberkan adanya kendala birokrasi di internal Pemprov DKI Jakarta yang menyebabkan lemahnya pengawasan di lapangan.

baca juga

"Tadi kami baru saja menggelar rapat khusus mengenai pengawasan. Salah satu kelemahannya adalah adanya sikap saling melempar tanggung jawab antara pihak Camat, Wali Kota, Lurah, hingga Suku Dinas (Sudin)," kata Pramono.

Menyikapi masalah tersebut, ia langsung mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan sinkronisasi antarinstansi untuk memperketat penjagaan aset daerah.

"Kami sudah memutuskan untuk memperkuat koordinasi di tingkat kelurahan, kecamatan, dengan suku dinas terkait, serta Satpol PP," tegas Pramono mengakhiri penjelasannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M

Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:46 WIB

Harapan Mengadu Nasib di Jakarta Masih Tinggi, Pramono Wanti-Wanti Calon Perantau Selepas Idulfitri

Harapan Mengadu Nasib di Jakarta Masih Tinggi, Pramono Wanti-Wanti Calon Perantau Selepas Idulfitri

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:42 WIB

Gubernur Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman Hingga Lebaran, Warga Diminta Tak 'Panic Buying'

Gubernur Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman Hingga Lebaran, Warga Diminta Tak 'Panic Buying'

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

×