Serangan AS ke Suriah Gagal Tingkatkan Moral Kelompok Teror

Tomi Tresnady

Selasa, 11 April 2017 | 08:27 WIB
Serangan AS ke Suriah Gagal Tingkatkan Moral Kelompok Teror
Seorang bocah yang terkena serangan gas beracun yang ditembakkan oleh peswat tempur, di Idlib, Suriah, Selasa (4/4/2017). [Mohamed al-Bakour / AFP]

Suara.com - Rusia dan Iran telah memperingatkan akan mengambil tindakan militer terhadap Amerika Serikat jika melintasi "garis merah" lagi.

Rusia dan Iran telah memperbaharui dukungan mereka bagi pemerintah Suriah. Mereka mengatakan jika serangan rudal AS telah melanggar kedaulatan Suriah dan gagal meningkatkan moral 'kelompok teror'.

Dalam perbincangan melalui saluran telepon dengan Presiden Suriah Bahsar Al Assad, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa serangan pada hari Jumat merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Suriah, seperti diberitakan media Suriah yang dilansir oleh Metro.co.uk.

Assad menuduh AS berusaha meningkatkan moral para kelompok teror di Suriah. Sebuah pernyataan di media milik kelompok Hizbullah mengatakan jika serangan AS itu telah "melanggar garis merah" dan bersumpah untuk "membalas dengan kekuatan untuk setiap agresi" di masa depan dengan berbagai cara.

Kelompok militan Lebanon terdapat ribuan pejuang yang setia membela pemerintahan Assad.

Kremlin pun mengutip pernyataan Rouhani saat berbicara dengan Putin di telepon, "Kedua pihak tak bisa menerima tindakan AS yang agresif terhadap negara berdaulat yang melanggar hukum internasional."

Putin dan Houhani juga diketahui telah menyelidiki insiden senjata kimia pada 4 April 2017. Dia menegaskan pemerintah Iran tak akan terpegaruh dengan serangan rudal Tomahawk milik Amerika.

Iran sendiri memberikan bantuan militer dan politik untuk Assad selama perang sipil di Suriah yang telah masuk tahun ke enam.

Pemerintah Suriah sendiri membantah pasukan militernya telah menggunakan senjata kimia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rusia dan Iran Ultimatum Bakal Serang Amerika Serikat

Rusia dan Iran Ultimatum Bakal Serang Amerika Serikat

News | Senin, 10 April 2017 | 13:59 WIB

Serangan Gas Beracun, Indonesia Desak PBB Tengahi Konflik Suriah

Serangan Gas Beracun, Indonesia Desak PBB Tengahi Konflik Suriah

News | Minggu, 09 April 2017 | 17:44 WIB

Serangan AS ke Suriah Menguntungkan Korut, Ini Alasannya

Serangan AS ke Suriah Menguntungkan Korut, Ini Alasannya

News | Minggu, 09 April 2017 | 00:18 WIB

60 Rudal Tomahawk AS Bunuh 9 Warga dan Anak-anak Suriah

60 Rudal Tomahawk AS Bunuh 9 Warga dan Anak-anak Suriah

News | Sabtu, 08 April 2017 | 11:37 WIB

Situasi Suriah Kini Jadi Konflik Bersenjata Internasional

Situasi Suriah Kini Jadi Konflik Bersenjata Internasional

News | Sabtu, 08 April 2017 | 05:59 WIB

Trump Tonton Film Ini Sebelum Gempur Suriah, Adakah Kaitannya?

Trump Tonton Film Ini Sebelum Gempur Suriah, Adakah Kaitannya?

News | Sabtu, 08 April 2017 | 06:02 WIB

Korban Bom Gas Beracun Assad: Tuhan Memberkati Trump!

Korban Bom Gas Beracun Assad: Tuhan Memberkati Trump!

News | Jum'at, 07 April 2017 | 20:29 WIB

Putin Kecam Agresi AS ke Suriah

Putin Kecam Agresi AS ke Suriah

News | Jum'at, 07 April 2017 | 13:17 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×