LBH Jakarta: Rumah DP 0 Persen Anies-Sandi Tak Layak

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 12 April 2017 | 15:09 WIB
LBH Jakarta: Rumah DP 0 Persen Anies-Sandi Tak Layak
Kepala Bidang Perkotaan Dan Masyarat Urban Nelson Nikodemus Simamora, tengah memublikasikan hasil riset 'Rekam Jejak Dua Kandidat Pilkada DKI Jakarta 2017', di kantor LBH Jakarta, Rabu (12/4/2017). [Suara.com/Ummy]

Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta merilis rekam jejak dua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2022.

Dalam rekam jejak tersebut, LBH Jakarta fokus menyoroti sikap pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (anies-Sandi) mengenai pemenuhan hak atas perumahan.

Kepala Bidang Perkotaan Dan Masyarat Urban Nelson Nikodemus Simamora menyebut, Anies-Sandi sempat berjanji tidak akan melakukan penggusuran.

Hal itu berbanding terbalik dengan pasangan petahana Ahok-Djarot yang selama memerintah kerapkali melakukan penggusuran.

Anies-Sandi, kata Nelson, selalu mengumbar janji mau melakukan peremajaan permukiman berupa kampung deret dan kampung susun yang tindakannya tidak bertentangan dengan kemanusiaan.

"Dalam debat yang diadakan KPU, Anies -Sandiaga akan melakukan ’urban renewal’ pembaruan permukiman urban. Perlu ditinjau lebih lanjut, apakah program itu akan berakhir dengan penggusuran atau tidak," jelas Nelson, saat merilis data tersebut di Gedung LBH, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017).

Nelson menilai, program rumah uang muka nol persen milik Anies-Sandi  juga tidak sesuai dengan standar perumahan yang layak.

"Janji kampanye merupakan bagian dari program kerja bidang perumahan di tengah kota untuk menekan biaya transportasi. Bagi warga Jakarta, program ini menggembirakan. Namun, setelah melihat pemaparan Tim Sukses Anies-Sandiaga, ternyata rumah yang dimaksud tidak sesuai standar kelayakan,” nilainya.

baca juga

Sebelumnya, Nelson mengungkapkan hasil riset LBH Jakarta mengungkapkan intensitas penggusuran rumah warga paling tinggi saat Ahok-Djarot memerintah.

"Berdasarkan laporan LBH Jakarta, sepanjang 2015 ada 113 kasus penggusuran paksa yang terjadi di DKI Jakarta. Penggusuran itu berdampak pada 8.145 keluarga dan 6.283 unit usaha," ungkapnya.

Tak hanya itu, Nelson menuturkan penggusuran paksa yang dilakukan calon petahana Ahok-Djarot juga melibatkan kekuatan polisi dan militer, sehingga tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan penelitian LBH Jakarta, 84 persen atau sebanyak 97 kasus penggusuran dilakukan tanpa melalui prosedur musyawarah dengan warga. Barulah 16 persen dari total penggusuran melalui musyawarah.

"Hanya ada satu kasus pembongkaran sukarela, sehingga menunjukkan pembangunan DKI Jakarta masih jauh dari partisipasi masyarakat dan masih meminggirkan orang yang lemah dan miskin," tegasnya.

Nelson juga mengatakan, penggusuran yang dilakukan oleh Ahok- Djarot justru menggunakan dana dari pengembang reklamasi dalam bentuk kontribusi tambahan.

Lebih lanjut, Nelson menjelaskan dalam program kerja maupun prakiraan, pasangan Ahok-Djarot akan tetap melakukan penggusuran jika kembali terpilih, di antaranya perkampungan nelayan di pesisir Teluk Jakarta.

"Ada juga rencana penggusuran yang di sudah dianggarkan dalam APBD DKI Jakarta, yakni ada 325 titik yang diterbitkan oleh pemprov," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LBH Jakarta: Ahok-Djarot Menang, 325 Wilayah Bakal Digusur

LBH Jakarta: Ahok-Djarot Menang, 325 Wilayah Bakal Digusur

News | Rabu, 12 April 2017 | 15:07 WIB

Anies-Sandi Didukung Komunitas Kristen, Prabowo: Membantah Fitnah

Anies-Sandi Didukung Komunitas Kristen, Prabowo: Membantah Fitnah

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:57 WIB

Novel 'Diteror', Timses Ahok-Djarot: Lindungi Penyidik KPK

Novel 'Diteror', Timses Ahok-Djarot: Lindungi Penyidik KPK

News | Selasa, 11 April 2017 | 16:35 WIB

Sidang Tuntutan Ditunda, Ini Reaksi Timses Ahok-Djarot

Sidang Tuntutan Ditunda, Ini Reaksi Timses Ahok-Djarot

News | Selasa, 11 April 2017 | 15:51 WIB

Soal Video Kampanye Ahok Djarot, Tim Anies- Sandi: Mungkin Khilaf

Soal Video Kampanye Ahok Djarot, Tim Anies- Sandi: Mungkin Khilaf

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:49 WIB

Tim Anies- Sandi Klaim Warga DKI Ingin Pemerintahan yang Stabil

Tim Anies- Sandi Klaim Warga DKI Ingin Pemerintahan yang Stabil

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:40 WIB

Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi

Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:31 WIB

Polda Enggan Jamin Tunda Pemeriksaan Anies-Sandi Usai Pilkada

Polda Enggan Jamin Tunda Pemeriksaan Anies-Sandi Usai Pilkada

News | Senin, 10 April 2017 | 21:25 WIB

Didampingi Djan Faridz, Ahok-Djarot Temui Said Aqil Siradj

Didampingi Djan Faridz, Ahok-Djarot Temui Said Aqil Siradj

News | Senin, 10 April 2017 | 21:08 WIB

Jelang Pencoblosan, Relawan Badja Sosialisasi ke Pendukung Agus

Jelang Pencoblosan, Relawan Badja Sosialisasi ke Pendukung Agus

News | Senin, 10 April 2017 | 20:57 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×