AS-Korut Meradang, Inggris Malah Gelontor Rp66,9 M ke Kim Jong Un

Madinah

Selasa, 18 April 2017 | 13:45 WIB
AS-Korut Meradang, Inggris Malah Gelontor Rp66,9 M ke Kim Jong Un
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (AFP)

Suara.com - Kerajaan Inggris diam-diam menggelontor bantuan sebesar 4 juta poundsterling atau setara Rp66,9 miliar untuk Korea Utara sepanjang lima tahun terakhir. Ini diketahui setelah ketegangan Amerika Serikat-Korut pecah akibat uji coba rudal nuklir Kim Jong Un.

Kebijakan ini dikritik keras publik Negri Ratu Elizabeth. Pasalnya, sebagian besar bantuan yang digelontorkan ke Korut merupakan hasil pajak rakyat Inggris.

Mantan Menteri Pertahanan Inggris Sir Gerald Howarts salah satu yang menentang keras kebijakan ini. Menurutnya, sangat tak mungkin memberikan bantuan dari hasil pajak rakyat kepada negara yang mengancam akan menyerang Barat dan sekutunya.

"Sangat absurd jika terus melanjutkan memberikan bantuan kepada Korea Utara. Memang banyak rakyat miskin di sana akibat rezim diktator, tapi ingat, negara tersebut merupakan sarang komunis," kata Gerald.

"Mereka sedang membangun proyek misil nuklir untuk ditembakkan ke Amerika Serikat, mereka juga membuat kawasan regionalnya kacau, lalu kenapa kita berikan mereka bantuan?," lanjutnya.

Rencananya, Gerald akan mendesak legislatif Inggris untuk secepatnya menghentikan program bantuan ke Korut. Kata dia, bujet tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan lain di dalam negeri.

"Kami akan mendesak legsilasi untuk menghentikan bantuan tersebut. Uangnya bisa diprioritaskan untuk pertahanan atau sosial," tutupnya. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Media Pemerintah Rusia Sebut Trump Lebih Bahaya dari Kim Jong Un

Media Pemerintah Rusia Sebut Trump Lebih Bahaya dari Kim Jong Un

News | Selasa, 18 April 2017 | 09:41 WIB

AS Ancam Serbu Korut, Rusia Meradang

AS Ancam Serbu Korut, Rusia Meradang

News | Senin, 17 April 2017 | 18:50 WIB

Samakan Jong Un dengan Pasien Sakit Jiwa, Tentara Korut Ditangkap

Samakan Jong Un dengan Pasien Sakit Jiwa, Tentara Korut Ditangkap

News | Minggu, 16 April 2017 | 19:25 WIB

Uji Coba Misil Korea Utara Gagal

Uji Coba Misil Korea Utara Gagal

News | Minggu, 16 April 2017 | 07:21 WIB

Korut Pamer Peluru Kendali Bawah Laut untuk Pertama Kalinya

Korut Pamer Peluru Kendali Bawah Laut untuk Pertama Kalinya

News | Sabtu, 15 April 2017 | 19:31 WIB

Mau Ada Peristiwa Besar Apa di Korut?

Mau Ada Peristiwa Besar Apa di Korut?

News | Kamis, 13 April 2017 | 06:28 WIB

Terkini

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:12 WIB

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:06 WIB

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:57 WIB

Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK

Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:51 WIB

Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung

Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu

Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:41 WIB

Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri

Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:36 WIB

Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri

Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:31 WIB

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:28 WIB

Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim

Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:25 WIB